Sponsors Link

11 Cara Memadukan Dasi dengan Kemeja Bermotif

Sponsors Link

Tidak seperti wanita, pria tidak memiliki terlalu banyak pilihan pakaian formal. Jika wanita memiliki lebih banyak macam pakaian formal, seperti gaun pesta/malam, cocktail dress, hingga setelan untuk kerja, pria mungkin hanya memiliki dasi, kemeja dan jas untuk tampil lebih formal. Misalnya, ketika pria memakai dasi hitam untuk menghadiri pernikahan, wanita akan memilih untuk mengenakan gaun malam. Di saat lain, pria akan mengenakan dasi hitam untuk menghadiri rapat formal, wanita akan memilih mengenakan pakaian formal lengkap dengan blazernya. Dari sini saja kita sudah tahu bahwa kemeja dan dasi merupakan satu cara bagi pria untuk tampil beda. Tinggal kreativitas dan kepandaian si pria saja dalam melakukan cara memadukan dasi dengan kemeja bermotif maupun kemeja polos pilihannya.

ads

Kreativitas pria dalam memilih pakaian formal mungkin cukup terbatas. Pria hanya memiliki item berupa celana panjang, kemeja, dasi dan mungkin jaket atau jas sebagai pelengkapnya. Hal ini mungkin tampak membosankan, namun bisa Anda jadikan sebagai tantangan untuk bisa memaksimalkan penampilan dengan item terbatas tersebut.

Apakah mungkin pasangan dasi dan kemeja bisa menjadi bumerang untuk penampilan Anda? Tentu saja bisa. Jika Anda salah memasangkan dasi dan kemeja yang tepat, bukannya tampil keren, Anda justru bisa tampak konyol. Bayangkan, Anda memakai kemeja biru kotak-kotak bersama dasi polkadot warna kuning. Aneh, bukan?

Oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara memilih dasi yang tepat dengan kemeja yang tepat. Bukan hanya akan membantu Anda tampil menarik, perpaduan yang tepat antara dasi dan kemeja akan bisa menonjolkan karakter Anda dan menjadikan Anda pusat perhatian.

Memilih Kemeja Bermotif

Jika Anda lebih suka melakukan langkah aman, Anda mungkin lebih memilih untuk memakai kemeja polos atau tidak bermotif untuk dipadukan dengan dasi favorit Anda. Bahkan, Anda mungkin bermain aman dengan memilih warna-warna yang netral, seperti hitam, putih, biru atau abu-abu. Hal ini mungkin akan mempermudah Anda untuk memilih pasangan dasinya, namun tidak ada salahnya bukan tampil beda dan lebih berani?

Untuk itu, Anda mungkin perlu mengetahui terlebih dahulu cara memilih kemeja bermotif yang akan cocok dipasangkan dengan dasi. Yuk, ikuti cara-cara berikut:

  1. Jika acara yang Anda hadiri merupakan acara formal atau semiformal, sebaiknya Anda memilih kemeja bermotif sederhana. Misalnya, Anda bisa mengenakan kemeja dengan garis vertikal tipis dan berwarna netral, seperti putih atau biru muda. Anda juga bisa memilih kemeja bermotif titik-titik kecil yang warnanya netral dan sederhana.
  2. Jika Anda memilih kemeja dengan motif yang lebih kompleks dan rumit, dengan aksen-aksen berupa jahitan di dada, mungkin sebaiknya menghindari untuk memakai dasi. Memasangkan kemeja ini dengan dasi hanya akan membuat Anda tampil berlebihan.
  3. Pilih motif kemeja yang sesuai dengan tubuh Anda. Jika Anda bertubuh kecil, kemeja dengan motif besar dan ramai mungkin akan tidak cocok karena akan membuat tubuh Anda semakin tenggelam.

Hal-hal di atas mungkin terlihat cukup rumit bagi Anda. Meski kemeja polos lebih aman, kemeja bermotif akan menjadi variasi bagus dalam penampilan Anda sehari-hari. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk menantang diri sendiri dan keluar dari ‘zona aman’ dalam berpakaian. Selain akan menyegarkan penampilan Anda, cara ini juga bisa membantu Anda untuk tampil beda.

Memilih Dasi yang Tepat

Memadukan kemeja bermotif dengan dasi mungkin gampang-gampang susah. Meski begitu, Anda harus mencobanya dengan mengikuti beberapa tips dan trik berikut ini:

  • Sesuaikan motif pada kemeja dengan warna dan corak dasi yang Anda pilih. Pastikan warna motif kemeja yang Anda gunakan tidak bertabrakan dengan warna dasi. Anda bisa memilih dasi yang memiliki gradasi warna yang serupa dengan warna kemeja dan motifnya. Jangan mengenakan pakaian dengan dasi yang berwarna-warni karena akan memberi kesan terlalu ramai.
  • Ada baiknya jika Anda menghindari dasi bermotif besar dan tegas jika Anda mengenakan kemeja bermotif besar dan tegas juga.
  • Tentukan item mana yang ingin Anda tonjolkan saat itu, apakah kemeja Anda atau dasi yang menjadi fashion statement Secara umum, semakin ramai dan dominan motif kemeja Anda, maka kemeja Anda tersebut dapat semakin menarik perhatian. Artinya, kemeja seperti ini akan lebih susah untuk dipasangkan dengan dasi.
  • Jangan memilih dasi yang bermotif sama dengan kemeja Anda. Kesamaan motif ini justru akan tampak aneh dan menghilangkan fungsi dasi sebagai penarik perhatian karena akan tersamar dengan motif kemeja. Misalnya, jangan memilih dasi bergaris tipis dengan kemeja bergaris tipis. Apalagi jika Anda juga mengenakan setelan atau jas bergaris tipis juga. Perpaduan pakaian ini hanya akan membuat penampilan Anda tampak seperti ilusi optik yang berjalan.
  • Hindari memilih dasi bermotif ketika mengenakan kemeja dan jas bermotif. Mengenakan tiga jenis kain bermotif secara bersamaan adalah larangan dalam aturan berpakaian. Pastikan salah satu kain yang Anda gunakan adalah polos sebagai lapisan ‘netral’ dalam penampilan Anda. Karena jika tidak, bisa-bisa Anda akan tampak seperti badut yang penuh motif.

Bagi pria, selain kemeja polos tanpa motif, ada beberapa motif pakaian yang paling umum dikenakan, yaitu motif garis, kotak-kotak dan polkadot. Maka, akan lebih baik jika kita mempelajari lebih jauh mengenai pilihan dasi yang akan cocok jika dipasangkan dengan motif-motif kemeja tersebut.

Peraturan Dasar Memadukan Dasi dengan Kemeja Bermotif

Ketika Anda ingin memadukan dasi, baik polos maupun bermotif, dengan kemeja yang Anda pilih, ada beberapa peraturan dasar yang harus Anda ketahui. Peraturan ini akan sangat berguna agar Anda tidak salah memadukan motif dan warna sehingga penampilan Anda pun bisa semakin sempurna.

Sponsors Link

  1. Proporsi Motif

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah proporsi motif yang Anda pilih. Baik motif dasi yang sama atau sama sekali berbeda dengan motif kemeja Anda, harus dipastikan bahwa proporsi motif memiliki perbedaan. Ingatlah bahwa tujuan pemilihan warna dan motif keseluruhan pakaian Anda adalah untuk membuat Anda menarik perhatian dengan dasi yang Anda pakai. Sebagai contoh, motif dasi yang lebih besar akan lebih menonjol jika dipasangkan dengan motif pakaian yang kecil atau tipis.

Anda juga bisa memadukan beberapa motif sekaligus dalam penampilan Anda, asalkan Anda mengikuti peraturan proporsi motif ini. Misalnya, Anda menggunakan satu item pakaian polos bersama dua item pakaian lain yang bermotif. Cobalah dasi dan kemeja bermotif bersama dengan jas polos. Bahkan Anda bisa menggabungkan kemeja polos dengan dasi dan jas yang sama-sama bermotif.

Dasi dan Kemeja Motif 16.1Tidak berhenti di situ, Anda juga bisa menggabungkan 3 motif sekaligus dalam pakaian Anda. Namun, bagi Anda yang masih baru mencoba cara ini, pastikan ada dua item pakaian yang memiliki motif serupa. Hal ini untuk mnghindari salah pemilihan motif yang bisa membuat penampilan Anda menjadi aneh.

Untuk menggabungkan 3 item pakaian yang bermotif, Anda bisa memulai dengan motif kemeja dan jas yang hampir sama, misalnya motif garis tipis. Dalam kombinasi ini, pilihlah dasi yang bermotif lebih besar sebagai ‘penghubung’ antara kemeja dan jas Anda, dengan tetap membuat dasi Anda terlihat menonjol.

  1. Atur Kontras

Mengenakan kemeja bermotif bukan berarti Anda harus memadukannya dengan dasi polos. Cara terbaik untuk memaksimalkan kemeja dan dasi Anda yang sama-sama bermotif adalah membuat motif yang kontras pada keduanya. Jangan mengenakan dasi yang bermotif sama dengan kemeja.

Anda bisa mencoba kemeja dengan kotak-kotak kecil bersama dasi bergaris lebar dan besar. Pilihan lain adalah memadukan kemeja kotak-kotak kecil berwarna lembut dengan dasi berwarna bold dengan motif polkadot. Cara ini akan membuat dasi Anda menjadi pusat perhatian dan penampilan Anda secara keseluruhan pun tampak oke.

Dasi dan Kemeja Motif 17Begitu pula halnya jika Anda ingin menggabungkan beberapa motif sekaligus dalam penampilan Anda. Anda harus yakin bahwa motif yang Anda kombinasikan dalam pakaian Anda masih mengikuti peraturan tentang kontras motif ini. Jangan kenakan beberapa motif berbeda dengan ukuran motif yang sama. Misalnya, Anda mengenakan kemeja, dasi hingga jas yang sama-sama bergaris tipis. Atau memilih kemeja, dasi dan jas yang bermotif kotak-kotak tanpa ada kontras warna maupun ukuran motif. Pemilihan seperti ini hanya akan membuat penampilan Anda secara keseluruhan tampak tidak fashionable.

Dasi untuk Kemeja Bermotif Garis

Kemeja bermotif garis mungkin merupakan kemeja yang paling umum dimiliki oleh para pria. Maka, cara memadukan dasi dengan kemeja bermotif garis ini merupakan hal yang wajib untuk diketahui. Sebagai langkah paling pertama dan paling umum, Anda harus memahami peraturan nomor satu dalam memadukan dasi dan kemeja bermotif, yaitu bedakan ukuran motif pada dasi dan kemeja secara signifikan. Jika Anda memakai kemeja bermotif garis kecil, maka Anda bisa memilih dasi yang polanya besar atau sebaliknya. Ciptakan kontras antara kemeja dan dasi yang Anda pakai sebisa mungkin. Hal ini akan menegaskan dasi sebagai pusat gaya Anda.

Sementara itu, untuk pemilihan warna dasi, pilihlah dasi yang memiliki kesamaan warna dengan motif di kemeja. Hal ini akan membantu Anda untuk mempertahankan keserasian pakaian meski terdapat motif yang berbeda pada pakaian Anda. Contohnya jika kemeja yang Anda kenakan berwarna biru dan bermotif cokelat, pilihkan dasi yang bermotif biru atau cokelat juga.

Apakah dasi yang Anda pilih bersama kemeja bergaris harus dasi yang polos? Ternyata tidak. Bahkan, kombinasi motif dasi yang bisa Anda padukan dengan kemeja bergaris lebih bervariasi dibandingkan kombinasi yang bisa Anda coba pada kemeja kotak-kotak. Hal ini dikarenakan kemeja bermotif garis termasuk netral dan mudah dipadukan dengan motif lainnya.

  1. ads
    Kemeja Bergaris dengan Dasi Polos – Kombinasi ini mungkin merupakan perpaduan yang paling mudah. Namun, tidak jarang para pria masih salah memadukan dasi polos dengan kemeja bermotif garis ini. Misalnya, kemeja bergaris yang dikenakan memiliki garis berwarna merah. Namun, karena mengasumsikan warna hitam adalah warna yang netral, pria justru memadukan kemeja bergaris merah ini dengan dasi berwarna hitam polos. This is a BIG no! Maka, pastikan Anda menyesuaikan warna dasi polos Anda dengan warna motif garis di kemeja Anda. Seperti contoh di atas, jika Anda memilih kemeja dengan garis merah, Anda bisa memilih dasi polos berwarna merah atau warna gradasi lainnya yang masih senada.
  2. Kemeja Bergaris dengan Dasi Bergaris – Tidak hanya dasi polos, dasi bergaris juga bisa saja cocok dengan kemeja bermotif garis juga. Namun, pastikan Anda menghindari memilih dasi bermoif garis yang ukuran garisnya sama besar dengan ukuran garis di kemeja. Cara memadukan dasi dengan kemeja bermotif garis seperti ini kuncinya ada pada ukuran motif dasi yang dipadukan.pastikan ukuran motif garis yang dikenakan berbeda dan berlawanan satu sama lain. Jika kemeja yag Anda kenakan bermotif garis tipis dan rapat, maka Anda bisa memilih dasi bermotif garis besar dan renggang. Cara ini akan menjadikan dasi yang Anda kenakan tampak lebih menonjol.
  3. Kemeja Bergaris dengan Dasi Bermotif – Apakah Anda termasuk pria yang menyukai dasi bermotif? Maka, jangan sembarangan memadukan dasi bermotif favorit Anda dengan kemeja bergaris yang ingin Anda pakai. Pastikan Anda memadankan ukuran motif garis pada kemeja dengan ukuran motif dasi. Jika kemeja Anda memiliki garis tipis dan halus, pasangkan dengan dasi berwarna bold dan bermotif kecil. Namun, jika kemeja yang Anda pilih memiliki motif garis yang lebar, maka ambil dasi kesukaan Anda yang memiliki motif geometri yang tidak terlalu rapat.

Dasi untuk Kemeja Kotak-Kotak

Apakah Anda memiliki kemeja bermotif kotak-kotak dan ingin mengenakan dasi bersamanya? Jika ya, Anda juga harus bisa memilih dasi yang serasi dengan motif kotak-kotak di kemeja Anda. Misalnya jika Anda memakai kemeja kotak-kotak kecil, padukan dengan dasi yang memiliki motif besar dan jelas. Pastikan juga Anda menyerasikan warna dasi dengan warna kemeja Anda.

Sementara itu, jika Anda mengenakan kemeja kotak-kotak besar, sebaiknya Anda tinggalkan sejenak dasi Anda. Kemeja bermotif kotak-kotak besar membawa kesan kasual yang membuat Anda tampak santai. Maka, Jika kemeja kotak-kotak besar dipasangkan dengan dasi, pasangan keduanya tidak akan tampak cocok.

  1. Kemeja Gingham dengan dasi bermotif – Kemeja bermotif gingham atau kotak-kotak kecil merupakan salah satu motif kemeja yang paling sering dikenakan pria untuk ke kantor. Jika Anda ingin tampil beda dengan kemeja ini, dasi bermotif bisa Anda coba sebagai fashion statement Anda. Pastikan motif dasi Anda lebih besar daripada motif kotak-kotak kecil di kemeja Anda. Anda bisa memilih dasi bermotif garis maupun polkadot yang ukurannya lebih besar dari ukuran motif kotak di kemeja Anda. Cara ini akan membuat dasi yang Anda kenakan tampil menonjol dan tidak hilang ‘tertelan’ motif kemeja Anda.
  2. Dasi bertekstur dengan Kemeja Kotak-Kotak – Dasi yang memiliki tekstur akan tampak lebih keren untuk dipasangkan dengan kemeja kotak-kotak, dibandingkan dasi polos berbahan sutera. Anda bisa memilih dasi berbahan tweed, wol, flannel, atau bahkan rajut untuk menambah kesan volume pada pakaian Anda. Dengan kemeja yang bermotif, Anda membutuhkan dasi yang bertekstur sebagai penyeimbang. Kain yang ‘berat’ seperti wol akan cocok dengan kemeja bermotif plaid atau kotak-kotak, sementara kain yang lebih ringan seperti seersucker akan tampak segar bersama kemeja bermotif gingham.
  3. Kemeja Kotak-Kotak dengan Dasi Polos – Selanjutnya jika Anda ingin bermain aman, tentu saja dasi polos tanpa motif bisa menjadi pilihan. Namun pastikan dasi polos yang Anda pilih harus memiliki warna lebih gelap dibandingkan warna dasar kemeja Anda. Cara ini akan membuat dasi polos Anda tetap stand out di atas kemeja kotak-kotak Anda.

Dasi untuk Kemeja Polkadot

Motif polkadot yang imut, ternyata tidak hanya diperuntukkan bagi para wanita. Banyak juga pria yang memiliki dan menyukai kemeja dengan motif ini. Bahkan ternyata kemeja polkadot juga akan cocok jika dikenakan bersama dengan dasi, asalkan Anda mengikuti tips-tips berikut ini:

  1. Kemeja Polkadot dengan Dasi Polos – Lagi-lagi dasi polos akan menjadi langkah aman untuk Anda memadukan dasi dengan kemeja bermotif polkadot. Pastikan dasi polos yang Anda kenakan di atas kemeja polkadot Anda memiliki warna yang kontras dengan warna kemeja. Hal ini untuk meredam efek motif polkadot yang agak ‘padat’ dengan warna dasi yang lebih pop.
  2. Kemeja Polkadot dengan Dasi Polkadot – Jika Anda cukup percaya diri, cobalah dasi polkadot bersama kemeja polkadot Anda. Namun, dengan mengacu pada peraturan dasar memilih motif, pastikan ada kontras yang terjadi antara motif polkadot di kemeja dan di dasi Anda. Misalnya jika kemeja Anda memiliki motif polkadot yang kecil-kecil dan rapat, pilihlah motif polkadot yang lebih besar dan renggang pada dasi.
  3. Pilih Dasi Satin dan Bertekstur –Selain motif pada dasi, kemeja polkadot akan juga cocok untuk dipasangkan dengan dasi yang agak mengkilap dan memiliki tekstur. Dengan cara ini, meski dasi yang Anda pilih tidak bermotif, tekstur atau kilap pada dasi akan tetap membuatnya stand out di atas kemeja polkadot Anda.

Banyak cara bukan untuk memadukan kemeja dan dasi, tergantung pemakainya ingin menciptakan dan mengkombinasikannya dengan cara yang bagaimana. Selamat mencoba.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Saturday 11th, February 2017 / 14:19 Oleh :
Kategori : Panduan