Sponsors Link

7 Cara Mengikat Syal menjadi Dasi

Sponsors Link

Sebagai wanita, kita pasti selalu ingin tampil cantik dan menarik. Untuk bisa tampil cantik dan menarik itu, seringkali kita fokus pada riasan wajah atau gaya rambut saja. Padahal, ternyata untuk bisa tampil lebih menarik dan beda dari hari-hari biasanya, wanita tidak hanya bisa berkreasi dengan make up dan rambutnya. Gaya berpakaian bisa menjadi bahan eksperimen kamu juga untuk bisa tampil beda.

ads

Lalu, apakah artinya kita harus beli baju baru? Atau haruskah mulai mengkoleksi aksesoris keren? Wah, jika demikian, bisa-bisa kita harus merogoh kantong dalam-dalam dong? Jawabannya, tenang saja, ladies. Untuk bereksperimen dengan gaya penampilan kamu, tidak melulu kamu harus membeli barang-barang baru. Aksesoris berupa syal atau scarf bisa kamu kreasikan untuk menjadi aksesoris murah meriah yang bisa kamu coba.

Memilih Syal yang Tepat

Jika kamu memilih bahan syal untuk menjadi aksesori pengganti dasi, kamu harus bisa memilih jenis syal yang tepat. Tidak semua syal bisa kamu gunakan sebagai dasi. Jika salah memilih, alih-alih tampil aksi dengan syal, kamu bisa tampak seperti orang sakit. Nah, untuk itu, yuk kita simak bersama syal seperti apa sih yang cocok untuk dijadikan dasi.

  1. Syal sutera

Syal sutera merupakan satu item yang wajib untuk kamu miliki dan koleksi. Syal sutera memiliki warna-warna yang cantik dan tekstur yang lembut sehingga bisa kamu padu padankan dengan aneka pakaianmu untuk menambah kesan fashionable. Syal berbahan sutera juga cenderung mudah untuk dibentuk sehingga memudahkanmu mengikatnya sebagai pengganti dasi konvensional.

  1. Berukuran pendek

Kamu juga bisa memilih syal berbahan lainnya, namun pastikan ukuran syal tersebut tidak terlalu panjang, tapi juga tidak terlalu pendek. Syal yang berukuran panjang akan sulit kamu bentuk menjadi dasi yang sempurna karena hanya akan menambah kesan bertumpuk. Tapi syal yang terlalu pendek juga akan membuatnya sulit diikat.

  1. Bermotif simple dan elegan

Motif syal juga akan sangat mempengaruhi penampilanmu. Usahakan kamu memilih syal yang bermotif dan tampak elegan. Jika kamu salah memilih motif syal, bukan tidak mungkin penampilanmu justru akan tampak norak dan tidak cantik sama sekali.

  1. Berbahan tipis dan lembut.

Pastikan bahwa bahan syal yang akan kamu pakai sebagai dasi tipis dan lembut. Bahan yang tipis akan menghindarkanmu dari kesan ‘sakit’ dan bahan lembutnya akan mencegah kamu merasa gerah. Syal yang berbahan lembut juga akan lebih mudah ‘jatuh’ ke dada saat dikenakan sehingga tidak kaku menumpuk di dada.

Jika kamu sudah memilih syal yang tepat, maka kamu tinggal bermain dengan kreativitas untuk menjadikan syal cantik tersebut menjadi dasi. Jika kamu masih bingung harus mulai dari mana, mungkin kamu harus mulai dengan terus membaca pembahasan berikut, ya!

Cara Mengikat Syal menjadi Dasi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, salah satu jenis syal yang paling mudah untuk dibentuk menjadi dasi adalah syal dari bahan sutera. Syal dari bahan sutera, selain mudah dibentuk, coraknya pun biasanya sangat feminin dan cantik sehingga akan sangat cocok dijadikan sebagai icon di penampilan kamu secara keseluruhan. Berikut ini beberapa cara mengikat syal untuk menjadikannya tampak seperti dasi yang menggantung indah di lehermu :

1. Gaya Penjahat

Gaya yang satu ini mungkin tidak terlalu tampak seperti dasi dan terlihat terlalu kasual untuk dikenakan ke kantor atau acara formal lainnya. Kamu bisa memilih syal sutera persegi yang berukuran kecil. Caranya mudah, cukup ikuti langkah berikut:

  • Satukan ujung syal yang berlawanan dari syal persegi tersebut sehingga syal tersebut berbentuk segitiga
  • Letakkan syal berbentuk segitiga tersebut di leher, dengan ujung segitiganya berada di depan dada
  • Ikat ujung-ujung syal di belakang leher dan kamu pun selesai

Membuat gaya penjahat ini sangat mudah. Meski begitu, jika kamu memakai gaya ini kamu tidak akan tampak terlalu feminin. Justru gaya ini akan membuatmu tampak sedikit maskulin dan praktis.

2. Dasi Pita

Masih dengan bahan syal yang sama, yaitu syal persegi berukuran kecil. Dengan gaya ini kamu bisa tampil lebih cheerful, feminin, namun tetap simple. Model pita ini akan cocok kamu kenakan untuk sekedar hang out bersama teman, atau bahkan kencan dengan pasanganmu. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Langkah pertama, lipat syal persegi tersebut menjadi bentuk segitiga
  • Lipat beberapa kali di bagian memanjang syal berbentuk segitiga tersebut, sehingga membentuk gulungan yang kecil dan panjang
  • Kalungkan ke lehermu lalu ikat dengan simpul pita
  • Bila perlu, kamu bisa menarik-narik sedikit kain tersebut untuk membentuk pita yang lebih penuh

Sebagai catatan, untuk mendapat hasil yang maksimal dengan gaya ini, gunakan bahan syal yang tipis dan jatuh. Jika bahan syal terlalu tebal dan kaku, pita yang terbentuk bisa jadi lebih tebal dan penuh sehingga membuat penampilanmu terkesan terlalu penuh.

3. Dasi Pita Besar

Sedikit berbeda dengan model pita sebelumnya yang lebih kecil, kali ini kamu akan belajar membuat dasi pita yang ukurannya lebih besar hingga hampir menutup dada. Dengan gaya ini, kamu akan tampak sangat feminin dan fashionable. Gaya ini cocok untuk kamu pakai ke kantor ataupun ke acara lain yang lebih formal.

Untuk membuat gaya pita besar ini, syal yang panjang akan sangat cocok karena akan lebih mudah membentuk pita yang besar dan terjuntai. Caranya pun mudah, cukup ikuti langkah berikut:

  • Lingkarkan syal di leher kamu dan ikat dengan simpul yang longgar. Pastikan simpul yang kamu buat tidak terlalu menempel ke leher
  • Geser sedikit simpul ke samping
  • Buat simpul pita klasik menggunakan ujung-ujung syal
  • Lebarkan sedikit kain dan longgarkan pita tersebut agar tampak lebih natural

Jika kamu memilih gaya ini, cobalah untuk memilih syal yang bermotif ceria. Syal polos akan tampak terlalu plain dan kurang menarik jika kamu memilih gaya pita lebar ini.

4. Gaya Simpul Palsu

Untuk membuat gaya ini, kamu bisa memakai syal yang lebih panjang, namun tetap dengan bahan yang tipis dan jatuh. Akan lebih mudah jika kamu memilih syal persegi panjang, alih-alih syal persegi seperti sebelumnya. Syal dengan gaya simpul palsu ini akan melingkari leher kamu dengan tetap memberi kesan simple dan akan cukup cocok dikenakan di acara formal. Kamu pun bisa memakai gaya ini sebagai pelengkap kemeja kantormu. Yuk, ikuti cara berikut:

  • Lingkarkan syal persegi panjang ini di lehermu. Kamu tidak perlu menggulung dengan rapi, melainkan cukup buat syal tersebut tipis dan memanjang
  • Ambil salah satu ujung syal, dan buat bentuk seperti lubang simpul dengan tanganmu
  • Masukkan ujung syal yang lain ke lubang tersebut sehingga dia terikat di tengahnya
  • Simpul ini dapat kamu gerakkan ke atas dan ke bawah untuk menyesuaikan panjang sesuai keinginanmu
Sponsors Link

5. Gaya Dasi Konvensional

Cara ini merupakan cara yang biasa kamu lakukan jika kamu biasa mengenakan dasi segitiga dalam keseharianmu. Hal yang membedakan dengan biasanya adalah kain yang kamu gunakan saat ini adalah syal, bukan dasi segitiga biasa.

Untuk membuat gaya ini, disarankan kamu memilih syal panjang dan tipis agar lebih mudah dibentuk menjadi dasi. Cara membuat dasi berbahan syal ini pun cukup mudah, sama seperti kamu membuat dasi segitiga biasa. Ikuti langkah berikut:

  • Gantungkan syal di leher kamu, namun buat agar ujung sebelah kanan lebih panjang daripada ujung sebelah kiri
  • Bawa ujung kanan memutari ujung kiri dengan lingkaran yang utuh, sehingga ujung kiri yang lebih pendek terbalut
  • Bawa sekali lagi ke belakang lalu arahkan ujung kanan tersebut ke arah atas melalui belakang ikatan yang pertama
  • Bawa kembali ke depan dan masukkan ke lubang yang terbentuk di tengah (di bawah lehermu)
  • Tarik perlahan-lahan untuk merapikannya

Gaya ini bisa kamu pakai di acara apapun, baik untuk pergi ke kantor, meeting dengan klien, hang out dengan teman-teman, dan lain-lain. Kamu hanya perlu menyesuaikan motif syal dan pakaian yang kamu padukan untuk mengubah kesan penampilanmu secara keseluruhan.

6. Dasi ala Choker

Mungkin kamu melihat saat ini kalung choker tengah digandrungi para wanita. Nah, kamu pun bisa memanfaatkan syal yang kamu miliki untuk menjadi choker yang akan menggantikan dasi yang biasa kamu pakai. Cara membuatnya mudah, seperti berikut:

  • Gunakan syal berukuran kecil dan tipis, lalu gulung hingga bentuknya memanjang
  • Lingkarkan di lehermu
  • Ikat ujung-ujungnya dengan simpul pita atau simpul mati agar lebih kuat
  • Rapikan, pastikan tidak ada kain yang menjuntai keluar dari gulungan yang kamu buat di awal.

Gaya choker ini terkesan cukup kasual namun tetap bisa kamu padukan dengan kemeja berkerah. Kamu bisa menggunakan gaya ini saat sekedar pergi jalan-jalan atau bertemu dengan teman lama.

7. Simpul Rantai

Cara mengikat syal satu ini mungkin cukup rumit dan hanya bisa digunakan di acara-acara tertentu. Bukannya tampak berlebihan, namun simpul rantai ini bisa saja terlalu mencolok jika kamu memadukannya dengan pakaian yang tidak tepat. Namun, untuk membuat simpul ini sangat mudah.

  • Gantungkan syal di sekeliling lehermu sehingga kedua ujung syal tersebut kini berada di depan dada
  • Ikat kedua ujungnya menjadi sebuah simpul tunggal
  • Lanjutkan membuat simpul yang serupa di bawahnya hingga kamu merasa bentuknya sudah cukup sesuai keinginanmu

Untuk membuatnya mirip rantai, jaga agar setiap simpul yang kamu buat tidak terlalu rapat. Kamu juga bisa mengatur ketinggian simpul sesuai selera kamu.

Sayangnya, gaya ini sepertinya akan kurang cocok untuk dipakai oleh kamu yang bertubuh kecil atau kurus. Model syal seperti ini akan membuat tubuh mungilmu tampak tenggelam, bahkan seperti keberatan membawa syal panjang yang kamu pakai.

Tips dan Trik Memakai Syal sebagai Dasi

Hampir seperti dasi pada umumnya, menggunakan syal sebagai dasi juga membutuhkan trik tertentu agar benar-benar bisa menjadikan penampilanmu maksimal. Jangan sampai saat kamu menggunakan syal, kamu justru dikira sedang sakit oleh teman-teman di sekitarmu. Jika di awal kamu telah mengetahui cara memilih syal yang cocok untuk dijadikan dasi, sekarang kita akan membahas bagaimana memadukan syal tersebut dengan pakaian-pakaian favoritmu.

Sponsors Link

  • Pilih pakaian polos – Pakaian polos akan lebih mudah untuk dipadupadankan dengan aneka warna dan motif syal. Dengan memakai pakaian yang polos dan tidak bermotif, syal yang kamu pakai akan tampak semakin menonjol. Perpaduan ini juga akan menjadikan penampilan kamu semakin maksimal dan stylish, namun tidak berlebihan.
  • Syal bermotif cerah akan lebih ceria – Ada berbagai pilihan syal yang bisa kamu pakai sebagai dasi, namun syal bermotif ceria akan lebih cocok untuk dipilih sebagai dasi. Motif pada syal itu akan menjadi statement untuk penampilanmu. Kamu pun tidak perlu repot memakai aksesoris lainnya karena syal yang kamu pakai telah menjadi perebut perhatian yang maksimal.
  • Hindari penggunaan aksesoris lain – Saat kamu memakai syal sebagai pengganti dasi, usahakan kamu tidak memakai aksesoris lainnya. Hal ini dikarenakan, keberadaan aksesoris lain justru bisa men- distract perhatian ke arah lain. Padahal, bukankan syal yang kamu pakai tersebut yang seharusnya menjadi pusat perhatian? Selain itu, memakai aksesoris tambahan lainnya akan membuat penampilanmu terlalu ramai. Tentu hal ini tidak akan berdampak baik untuk penampilanmu. Jika kamu masih ingin memakai aksesoris lain, kamu mungkin masih bisa memakai gelang, anting atau kaca mata. Hindari memakai kalung karena akan membuat lehermu semakin penuh.
  • Atur gaya rambut yang tepat – Syal yang digunakan sebagai dasi akan semakin menonjol jika kamu mengikat rambutmu ke atas. Misalnya, kamu bisa mengikat rambut menjadi kuncir kuda. Cara ini akan membuat leher kamu terkesan lebih panjang dan indah. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh mengurai rambutmu. Rambut yang terurai natural akan tetap membuat penampilanmu dengan syal tampak elegan.
  • Perhatikan cuaca – Cuaca juga harus kamu perhatikan saat kamu memilih gaya syal tertentu. Jangan sampai gaya memakai syal yang kamu pilih tersebut membuat penampilanmu terlalu gerah atau terlalu mengganggu. Jika kamu salah memilih, kamu akan tampak aneh dan membuat orang lain yang melihat pun merasa tidak nyaman.
  • Sesuaikan dengan bentuk tubuh – Sama seperti memilih dasi, memilih gaya memakai syal juga harus disesuaikan dengan bentuk tubuhmu. Usahakan syal tersebut akan menunjang bentuk tubuhmu agar tampak lebih proporsional. Misalnya, model bertumpuk bisa digunakan oleh kamu yang berbadan sedang atau sedikit gemuk, sedangkan model yang lebih simple bisa digunakan oleh kamu yang berbadan langsing. Jangan sampai kamu tampak ‘tenggelam’ dalam syal yang kamu pakai.

Gaya Lain dengan Syal

Tidak hanya menjadi dasi, syal juga sangat multifungsi untuk melengkapi gaya berbusanamu. Ada banyak sekali kreasi syal sebagai aksesoris pakaian yang bisa kamu coba. Dengan mengetahui aneka gaya memakai syal ini, kamu bisa membongkar kembali koleksi syal yang mungkin selama ini hanya didiamkan di laci.

  1. Sebagai Bando – Scarf cantic yang kamu miliki bisa kamu lipat dan gunakan di kepalamu sebagai bando. Kamu bisa memutarnya beberapa kali di kepala dan menyimpulnya di bagian tengah agar tidak mudah lepas. Namun, sepertinya menjadikan syal sebagai bando akan sedikit sulit dilakukan oleh kamu yang memiliki jenis rambut licin karena syal mungkin akan mudah jatuh dan terlepas.
  2. Menjadi ikat rambut – Kalau kamu sudah bosan dengan ikat rambutmu yang itu-itu saja, kamu juga bisa memanfaatkan syal yang kamu miliki sebagai ikat rambut ‘baru’ yang keren! Tidak hanya itu, kamu juga bisa menjadikan scarf sebagai aksesoris kepangan rambutmu. Gaya ini akan membuat gaya rambutmu tampak playful dan beda dari biasanya.
  3. Sebagai pengganti jaket – Kamu kedinginan dan lupa membawa jaket? Nah, kamu bisa memanfaatkan syal lebar dan tebal sebagai pengganti jaketmu. Cukup selimutkan syal ke tubuhmu dan seketika kamu akan terlindungi dari udara dingin. Praktis, bukan? Dengan cara ini, kamu tidak perlu lagi membawa jaket yang berat kemana-mana.
  4. Ikat pinggang – Jika kamu bosan dengan ikat pinggang kulit yang itu-itu saja, kamu bisa menjadikan syal panjang menjadi pengganti ikat pinggangmu. Namun, pastikan kamu memilih syal yang berbahan tipis dan tidak terlalu tebal, sehingga lekuk pinggangmu pun akan tetap terlihat indah.
  5. Hiasan tas – Kamu mungkin sudah sering melihat fashionista mengikatkan syal kecil yang mirip saputangan di pegangan tas tangannya. Kamu pun bisa meniru gaya ini dengan mudah. Yang kamu perlukan hanyalah sepucuk syal kecil yang berbahan lembut dan bermotif elegan. Yap, gaya ini bisa menambah image fashionable secara instan pada penampilanmu.

Sekarang, kamu telah mengetahui aneka cara mengikat syal menjadi dasi yang bisa mengubah penampilanmu secara instan. Tidak hanya itu, dengan mengenakan syal sebagai pengganti dasi, kamu bisa belajar untuk selalu kreatif dalam memanfaatkan aneka item fashion yang mungkin selama ini hanya bertumpuk di lemari pakaianmu.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Tuesday 16th, May 2017 / 15:07 Oleh :
Kategori : Tutorial