Sponsors Link

6 Tips Memilih Dasi untuk Wanita Berhijab

Sponsors Link

Wanita berhijab, seperti wanita lain pada umumnya pasti selalu ingin tampil cantik dan menarik. Meski wanita yang memakai hijab juga bisa tampil trendy dengan aneka model pakaian dan aksesoris, namun ada beberapa hal yang sedikit ‘membatasi’ penampilan mereka, jika dibandingkan dengan wanita lain tanpa hijab.

ads

Bagi wanita yang tidak mengenakan hijab, berbagai macam aksesori bisa mereka gunakan, mulai dari aksesori rambut, hingga perhiasan seperti kalung, gelang dan lain sebagainya. Namun, bagi wanita berhijab, mereka harus lebih mengutamakan untuk menutup auratnya, dibandingkan mengenakan aksesoris tambahan. Wanita berhijab tetap mungkin mengenakan aksesoris, asalkan mengikuti beberapa aturan berikut:

  • Wanita berhijab harus tetap mengulurkan hijabnya hingga menutupi dada
  • Tetap menggunakan pakaian yang longgar sehingga tidak membentuk lekukan tubuhnya
  • Aksesoris yang digunakan tidak berlebihan dan tetap menonjolkan kesederhanaan
  • Tidak mengenakan aksesoris yang membuat lekuk tubuhnya terlihat

Sebenarnya, di zaman sekarang sudah banyak sekali pakaian dan aksesoris yang cocok untuk dikenakan oleh para wanita berhijab. Bahkan, tidak jarang brand fashion ternama membuat line pakaian khusus untuk wanita berhijab. Karena itu juga, sebenarnya wanita berhijab masa kini tidak akan terlalu merasa kesulitan untuk tampil keren dalam balutan pakaian yang tertutup.

Meski wanita berhijab memiliki pilihan aksesoris yang lebih ‘terbatas’, namun masih sangat besar kemungkinan bagi wanita berhijab untuk tampil stylish. Wanita berhijab bisa mengenakan kalung, gelang, bros atau aksesori-aksesori lain sebagai pelengkap pakaian berhijabnya. Tidak hanya itu, salah satu aksesoris berpakaian lain yang juga bisa dikenakan oleh wanita berhijab adalah dasi, meskipun cukup jarang wanita berhijab memakai dasi dalam kesehariannya.

Mengapa Memakai Dasi?

Tidak bisa dipungkiri bahwa dasi merupakan salah satu aksesori yang paling umum dan paling formal yang ada di kehidupan sehari-hari. Meski jarang, bukan tidak mungkin bagi seorang wanita berhijab harus memakai dasi. Berikut ini adalah beberapa alasan seorang wanita berhijab harus memakai dasi:

  • Merupakan bagian dari seragam

Satu alasan yang paling sering dimiliki oleh seorang wanita berhijab saat memakai dasi adalah untuk menaati peraturan berpakaian di sekolah atau kantornya. Merupakan hal yang umum bagi sekolah ataupun instansi Pendidikan saat ini yang mewajibkan siswinya mengenakan dasi, terlepan siswi tersebut memakai jilbab atau tidak. Begitu pula dengan kantor atau profesi tertentu yang mewajibkan karyawatinya untuk memakai dasi sebagai bagian dari seragam atau dresscode pakaian kantornya. Hal inilah yang biasanya menjadi alasan utama bagi seorang wanita berhijab mengenakan dasi.

  • Untuk tampil beda

Sah-sah saja bagi wanita berhijab sekalipun untuk tampil beda dari biasanya. Apalagi sangat wajar bagi wanita untuk mudah bosan pada pakaian yang itu-itu saja. Oleh karena itu, jika Anda memiliki pakaian yang sudah mulai membuat Anda bosan karena motifnya terlalu plain, Anda memiliki alasan untuk memakai dasi sebagai solusi kebosanan Anda. Dasi bisa memberi kesan fresh pada pakaian lama Anda. Selain itu, dengan memakai dasi Anda juga bisa tampil beda dengan pakaian lama yang Anda miliki. Jadi, siap-siap untuk hidup lebih hemat, ya!

  • Membuat penampilan semakin stylish

Tidak bisa dipungkiri bahwa dasi bisa memberi kesan bahwa pemakainya merupakan orang yang stylish, percaya diri dan profesional. Maka, jika Anda ingin tampil demikian, dasi bisa Anda kenakan, bahkan bersama jilbab yang Anda pakai. Hal yang perlu dicatat adalah jangan sampai dasi yang Anda kenakan membuat Anda melanggar aturan mengenakan jilbab. Dan sebaliknya, jangan sampai dasi tersebut kehilangan fungsinya sebagai center of interest. Tugas Anda adalah menjaga agar keduanya tetap seimbang.

  • Menghadiri acara dengan dresscode tertentu

Tidak selamanya wanita berjilbab aman dari kewajiban memakai dasi, bahkan jika wanita tersebut bekerja di tempat yang tidak mewajibkan pemakaian dasi dalam kesehariannya. Ada kalanya seorang wanita harus menghadiri acara yang memiliki tema tertentu, dimana bisa jadi tema acara tersebut mewajibkan tamunya  memakai dasi. Untuk itu, wanita berjilbab juga harus tahu bagaimana cara memakai dasi yang tepat bersama dengan jilbab yang dipakainya.

Tips Mengenakan Dasi bersama Jilbab

Menggunakan dasi, bagi wanita berhijab mungkin akan tampak sulit. Bagaimana tidak, terdapat dua pilihan saat wanita berhijab mengenakan dasi, yaitu mengenakan jilbab di atas dada agar dasi terlihat atau mengenakan jilbab panjang namun dasi akan tertutup. Tentu hal ini akan menyulitkan para wanita berhijab saat diharuskan mengenakan dasi sebagai pelengkap pakaiannya.

Jika Anda termasuk salah satu wanita berhijab yang harus atau ingin mengenakan dasi dengan tetap mempertahankan aturan memakai hijab, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Pakai dasi di luar jilbab

Mengenakan dasi di luar jilbab memang bisa saja tampak aneh dan kurang menarik. Namun, hal ini bisa dilakukan jika dasi yang dikenakan berbahan kaku da nagak tebal. Biasanya, mengenakan dasi di luar jilbab bisa dilakukan jika dasi yang dikenakan seperti dasi pramuka yang berlipat-lipat. Saat ini sudah banyak anak sekolah ataupun Pembina pramuka yang mengenakan dasi dengan model seperti ini. Gaya ini akan menonjolkan kesan disiplin, meskipun tidak cukup formal.

Meski begitu, mengenakan dasi di luar jilbab tidak disarankan bagi Anda yang bekerja kantoran atau ingin tampil formal ataupun profesional. Mengenakan dasi menempel di leher dan dada tetap menjadi pilihan tepat bagi Anda yang bekerja di kantor.

  1. Pilih pakaian yang longgar

Bagi Anda yang bekerja di kantor yang mewajibkan untuk mengenakan dasi di keseharian Anda, biasanya diharuskan untuk menampakkan dasi yang Anda pakai dan tidak boleh mengenakan dasi di luar jilbab seperti di atas. Profesi yang umum memberlakukan peraturan seperti ini adalah pegawai bank, marketing, hingga pramugari.

Dengan adanya peraturan di atas, Anda mungkin akan khawatir tidak bisa menjalankan peraturan dasar memakai hijab seperti yang dibahas di awal. Namun, Anda tetap bisa berusaha untuk sebaik mungkin menjalankan kewajiban Anda menutup aurat, meski harus memendekkan kerudung untuk memperlihatkan dasi di dada Anda.

Pilihlah pakaian yang longgar dan tidak ketat membentuk tubuh Anda, Anda juga bisa menumpuk kemeja Anda dengan blazer yang lebih longgar untuk lebih menutup lekuk tubuh Anda. Dengan begitu, dasi yang Anda pakai bisa tetap terlihat dan Anda juga bisa lebih tenang karena pakaian Anda cukup longgar untuk menutup aurat.

  1. Hindari dasi yang pendek

Sebaiknya Anda menghindari dasi yang ukurannya pendek. Misalnya, dasi kupu-kupu atau dasi segitiga mini yang ukurannya jatuh di atas atau tepat di dada. Ukuran dasi ini sangat tidak bersahabat dengan Anda, para hijaber. Tidak hanya dasi akan tertutup jika Anda mengulurkan jilbab hingga ke dada, dasi ini juga tidak akan membantu menutup dada jika Anda memendekkan jilbab. Akibatnya, jika Anda memaksakan memakai dasi berukuran pendek, tentu saja dasi akan kehilangan fungsinya sebagai highlight dari penampilan Anda. Oleh karena itu, hindari dasi ukuran ini ya, girls!

Sponsors Link

  1. Pilih dasi yang panjang

Apakah instansi Anda tidak melarang Anda untuk memakai jilbab yang menutupi dada tapi tetap mewajibkan memakai dasi? Jika demikian, Anda bisa lebih mudah memakai dasi tersebut sambal tetap menjaga aurat. Pilihlah dasi yang cukup panjang sehingga bisa tetap tampak bagian bawahnya meski Anda mengulur jilbab menutup dada. Dengan cara ini, sekolah atau instansi tempat Anda bekerja tetap bisa melihat bahwa Anda menaati peraturan memakai dasi yang diperintahkan pada Anda.

  1. Gunakan dasi yang lebar

Anda yang ingin memakai dasi sebagai pemanis penampilan Anda bersama hijab, juga bisa berkreasi dengan model dasi yang Anda pilih. Alih-alih memilih dasi segitiga yang biasa, Anda bisa mencoba dasi yang berbentuk ploi atau melebar. Dasi ini akan menyamarkan lekuk dada Anda sehingga Anda tetap bisa menutup lekuk tubuh Anda. Pastikan dasi tersebut berukuran cukup panjang sehingga bisa jatuh hingga dada atau bawahnya. Jika demikian, Anda bisa sedikit memendekkan jilbab yang Anda pakai, meski Anda harus tetap memiliki kemeja atau blouse yang longgar.

  1. Kenakan scarf

Tidak hanya dasi biasa, Anda juga bisa berkreasi dengan memanfaatkan scarf di lemari Anda sebagai dasi. Ada banyak cara mengenakan scarf di leher yang bisa Anda coba. Scarf yang cukup panjang dan bertumpuk juga akan bisa menyamarkan lekuk tubuh Anda, menggantikan jilbab yang seharusnya Anda ulurkan hingga melebihi dada.

Pilihlah scarf yang nyaman dan menyerap keringat agar Anda tidak merasa kepanasan saat memakainya. Pastikan juga bahan scarf yang Anda pakai cukup ringan dan tidak kaku sehingga bisa jatuh di dada dan tidak menimbulkan kesan ‘penuh’ pada penampilan Anda.

Setelah mengetahui tips di atas, apakah Anda tertarik memakai dasi? Jika Anda masih ragu mengenakan dasi, ada juga lho aksesoris pengganti dasi yang juga bisa membuat penampilan berhijab Anda memukau dan menarik. Yuk, simak terus ya!

Aksesoris Hijab Pengganti Dasi

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, salah satu fungsi utama dasi adalah sebagai center dari penampilan Anda secara keseluruhan. Dasi yang dipakai harus bisa menjadi highlight dari penampilan itu sendiri. Maka, biasanya oengguna dasi akan mengenakan dasi yang cukup kontras dengan pakaian yang dikenakan. Misalnya, mereka akan memilih dasi bermotif bersama pakaian polos, dasi berwarna cerah dengan pakaian berwarna pastel, dan lain sebagainya.

Cara memilih dasi seperti ini bisa menjadi cukup sulit bagi para wanita pengguna jilbab. Para wanita yang mengenakan jilbab dalam kesehariannya harus mengulurkan jilbab menutupi dada untuk menjaga auratnya. Mereka pun telah terbiasa untuk menjadikan jilbab sebagai highlight penampilannya agar lebih menarik. Dengan begitu, wanita berhijab akan mengalami kesulitan untuk mengubah fokus penampilan dari jilbab ke dasi sebagai highlight penampilannya.

Selain itu, dengan adanya jilbab yang dominan pada wanita berhijab, dasi juga akan kehilangan fungsinya sebagai aksesoris penunjang penampilan. Jika tidak pandai memadupadankan, wanita berhijab dengan dasi akan justru tampak aneh. Oleh karena itu, pilihan aksesoris lain pun tersedia di pasar. Anda, sebagai wanita berhijab, bisa memilih aneka pilihan aksesoris lain yang bisa lebih mudah dipadupadankan dengan jilbab. Berikut ini pilihan aksesoris lain yang cocok untuk wanita berhijab:

  1. Bros

Bros adalah aksesoris wajib bagi para wanita berhijab. Sejak zaman dahulu, bros menjadi pilihan utama para wanita yang memakai jilbab saat ingin menambahkan aksesoris ke pakaiannya. Bros termasuk aksesoris yang mudah digunakan dan dipadu-padankan dengan outfit apapun dan jilbab apapun.

Jika Anda ingin mengenakan bros dengan jilbab Anda, pastikan bahwa Anda memilih jilbab minimalis dan simple. Bros akan lebih cocok jika dipadukan dengan jilbab polos atau berwarna pastel. Dengan paduan ini, bros akan berfungsi sebagai icon di jilbab Anda dan mempermanis penampilan Anda.

Namun, bukannya berarti Anda tidak boleh memakai bros bersama jilbab bermotif. Jika ingin memadukan bros dengan jilbab yang bermotif, pastikan bros tersebut sedikit ‘ramai’ atau polos sama sekali. Misalnya, Anda bisa memilih bros yang sedikit berkilau atau memiliki akses tertentu untuk mengimbangi motif jilbab Anda yang ramai. Bros polos juga akan cocok dengan jilbab bermotif Anda.

  1. Kalung

Aksesoris selanjutnya yang juga cocok dengan jilbab adalah kalung. Namun, pastikan Anda memilih kalung yang panjang menjuntai agar Anda tetap bisa menutup dada Anda dengan sempurna. Sebagai pilihan, Anda bisa memilih kalung Mutiara yang panjang menjuntai untuk acara formal atau kaung rantai panjang untuk aktivitas sehari-hari.

Jika Anda ingin sekali-sekali memakai kalung yang cukup pendek sehingga Anda merasa harus memendekkan jilbab Anda juga, Anda bisa memadukannya dengan blouse berpotongan longgar sehingga tidak akan membentuk badan. Selain itu, saat ini sudah banyak model hijab yang memungkinkan penggunakan menutup dada sekaligus memakai kalung yang sedikit pendek di atas jilbab tersebut. Anda cukup menjadi kreatif dan mencari inspirasi memakai kalung dengan hijab di internet.

Sponsors Link

  1. Cincin Jilbab

Meski sudah cukup jarang digunakan, dulu cincin jilbab sempat menjadi icon dalam dunia aksesoris jilbab. Cincin jilbab dapat membantu wanita berjilbab tampil beda secara instan, cukup dengan memasukkan cincin ini melalui ujung-ujung jilbabnya. Maka, jika Anda menyukai gaya yang simple tanpa repot membentuk-bentuk sendiri jilbab, cincin jilbab bisa menjadi pilihan aksesoris yang paling mudah untuk digunakan.

Namun, ada sedikit keterbatasan jika Anda ingin menjadikan cincin jilbab sebagai aksesoris jilbab Anda. Cincin jilbab lebih cocok untuk dikenakan bersama jilbab segiempat biasa. Jika Anda merupakan pengguna jilbab berbentuk pashmina atau bahkan khimar, cincin jilbab akan tidak bisa digunakan.

  1. Headband

Saat ini, sudah banyak hijaber yang mengenakan headband sebagai aksesoris jilbab mereka. Biasanya, headband akan cocok digunakan untuk acara-acara khusus, seperti pernikahan, ulang tahun, atau sekedar pemotretan.

Ada banyak sekali jenis headband yang tersedia di pasar. Mulai dai headband berbahan kain dengan karet elastis yang sifatnya lebih kasual, hingga headband berbahan logam yang lebih formal. Wanita berjilbab yang mengenakan aksesoris headband bisa menciptakan kesan berbeda dibanding hari-hari biasa. Headband yang Anda pakai akan menjadi center of interest dari penampilan Anda secara keseluruhan.

Namun, ada kekurangan yang dimiliki oleh aksesoris headband, yaitu aksesoris ini tidak bisa dikenakan setiap hari. Headband akan kurang cocok untuk dikenakan saat ke kantor, misalnya. Anda justru akan tampak sangat aneh dan berlebihan jika memakai headband saat ke kantor. Headband akan lebih cocok jika dikenakan saat pergi menghadiri acara-acara tertentu.

Selain itu, untuk mengenakan headband Anda juga harus bisa memilih model jilbab yang tepat. Ada beberapa jenis headband yang bisa cocok dipakai bersama aneka jenis jilbab, termasuk khimar. Namun, ada juga jenis headband yang lebih cocok dikenakan bersama jilbab berbahan pashmina. So, hati-hati dalam memilih ya, girls!

  1. Bracelet

Aksesoris lainnya yang bisa dipakai oleh wanita berhijab adalah bracelet atau gelang. Aksesoris ini cukup umum untuk dikenakan oleh semua wanita, termasuk wanita berhijab. Bracelet bisa dipakai kapanpun, baik ke kantor, ke acara formal, hingga hanya sekedar jalan-jalan. Bracelet juga cenderung mudah untuk dipadupadankan dengan busana apapun.

Anda cukup memilih bracelet yang tepat dengan menyesuaikan model bracelet dengan tema acara. Misalnya, bracelet berbahan metal atau Mutiara yang berkilau untuk acara formal dan special, sementara bracelet berbahan plastic, manik-manik atau bahan lainnya untuk sehari-hari. Satu hal yang perlu dicatat oleh wanita berjilbab saat memakai bracelet adalah pastikan lengan pakaian Anda tetap menutup hingga ke pergelangan tangan. Bagaimanapun, menutup aurat merupakan hal wajib untuk Anda.

Nah, kini Anda sebagai wanita berhijab tidak perlu merasa kesulitan lagi, ya, saat ingin memilih aksesoris. Ada banyak sekali, bukan, pilihan aksesoris yang tersedia untuk wanita berhijab? Namun, untuk wanita yang memakai jilbab sebaiknya tetap berhati-hati saat memilih aksesoris pakaian. Jangan sampai aksesoris yang Anda pakai berlebihan dan terlalu mencolok sehingga menghilangkan esensi dasar Anda memakai hijab, yaitu untuk menutup aurat.

Anda perlu ingat bahwa seorang wanita muslim wajib memakai jilbab untuk melindungi dirinya dan tidak menarik perhatian kaum pria. Maka, jagalah pakaian dan penampilan Anda agar tetap sederhana, bahkan saat Anda memilih untuk menghiasi penampilan dengan aksesoris.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Sunday 07th, May 2017 / 13:09 Oleh :
Kategori : Panduan