Sponsors Link

Aneka Gaya dan Model Syal untuk Pria dan Wanita

Sponsors Link

Syal adalah kain panjang seperti selendang yang biasanya dipakai di leher. Di negara-negara barat, syal biasa digunakan di musim dingin sebagai penghangat tubuh. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, penggunaan syal semakin berkembang sebagai fashion item yang banyak digunakan. Bahan yang digunakan sebagai bahan syal pun kini bermacam-macam. Jika dulu bahan-bahan yang tebal dan hangat menjadi pilihan, kini banyak syal yang terbuat dari kain yang ringan, tipis dan sejuk. (Baca juga: Aneka Jenis Bahan Dasi)

ads

Di Indonesia sendiri, yang memiliki iklim tropis, masih belum banyak orang yang memilih syal sebagai aksesoris favoritnya. Hal ini mungkin disebabkan masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara memakai syal yang keren dan menarik untuk gayanya. Wajar saja banyak orang yang masih ragu mengenakan syal sebagai fashion item-nya, karena jika salah memilih syal atau gaya memakainya, bisa jadi kamu justru dikira sedang sakit flu!

Nah, jika kamu tertarik untuk mencoba memakai syal sebagai pelengkap gaya berpakaianmu, di artikel kali ini akan dibahas lengkap aneka gaya dan model syal untuk pria dan wanita. Simak terus, ya!

Aneka Gaya dan Model Syal untuk Pria

Siapa bilang aksesoris pria hanya terbatas pada jam tangan, ikat pinggang atau kacamata? Syal ternyata juga cocok, lho, untuk menemani para pria bergaya. Kamu, para pria, bisa memakai syal dipadukan dengan kaos, kemeja juga jaket. Sedangkan, untuk pemilihan warna, untuk para pria akan lebih aman jika memilih warna-warna yang netral, seperti abu-abu, biru navy, merah maroon atau warna-warna yang bold lainnya. Bukan berarti syal berwarna pastel terlarang, namun syal berwarna berani akan lebih bisa menonjolkan sisi maskulin kamu. Warna-warna netral juga akan lebih mudah untuk kamu padu-padankan dengan pakaianmu. (Baca juga: Warna Dasi Menunjukkan Karakter Pemakainya)

Sementara itu, untuk bahan dan motif syal yang cocok untuk dipakai oleh para pria pun cukup bervariasi. Motif kotak-kotak, garis, atau motif unik seperti batik dan pattern tertentu cukup cocok untuk dipilih oleh para pria. Sebagai catatan, jangan lupa untuk mencocokkannya dengan warna dan motif kemeja atau kaos yang dipaka, ya! Jangan sampai semua motif yang kamu pakai saling berebut perhatian sehingga penampilanmu terlihat terlalu ‘ramai’. Sedangkan untuk bahan syal sendiri, bahan yang sedikit tebal lebih umum untuk dipilih oleh para pria dibandingkan bahan yang tipis dan ringan.

Ada beberapa aturan khusus untuk para pria yang ingin memakai syal sebagai pelengkap gayanya. Tentu aturan ini dibuat untuk menghindari ‘saltum’ alias salah kostum. Kamu tidak mau, bukan, memilih syal yang salah sehingga penampilanmu terlihat aneh? Yuk, simak baik-baik, ya!

  • Jaga agar tetap simple – Jika kamu termasuk pria yang ingin memakai syal dalam kegiatan sehari-hari, maka kamu harus memilih syal dengan warna plain, seperti merah gelap ataupun abu-abu gelap. Namun, jika kamu ingin sesekali bereksperimen dengan motif, pilihlah motif yang terdiri dari sedikit paduan warna. Cara ini akan membuatmu tetap terlihat elegan dan profesional dengan syal yang kamu pakai. (Baca juga: Memadukan Scarf dengan Kemeja Pria)
  • Tetaplah bergaya maskulin – Memang, syal telah banyak dipakai oleh para pria sejak bertahun-tahun yang lalu. Namun, bukan berarti semua syal bisa kamu pakai. Seiring dengan perkembangan zaman, syal banyak juga lho yang dibuat khusus untuk para wanita. Oleh karena itu, sangat penting untukmu memilih syal yang cocok untuk pria. Untuk itu, kamu sebaiknya menghindari segala motif syal yang mengarah ke feminine, seperti motif animal prints ataupun syal yang terbuat dari kain tipis. Bukan tidak mungkin, penampilanmu akan terlihat aneh jika kamu salah memilih syal yang tepat.
  • Sesekali pilih syal sebagai signature look – Meskipun sebelumnya telah disebutkan agar pria memakai syal yang simple dan maskulin, bukan berarti kamu memilih syal yang membosankan. Jika kamu sering memakai warna abu-abu ataupun hitam, syal berwarna burgundy bisa menjadi selingan yang menyenangkan. Padukan dengan pakaian berwarna netral sehingga syalmu akan menjadi pusat perhatian.
  • Pilih motif yang tepat – Syal dengan motif kotak-kotak adalah motif yang popular dipilih oleh para pria. Beberapa motif polkadot atau garis juga bisa menjadi alternative jika kamu bosan dengan motif kotak yang itu-itu saja. Sebisa mungkin kamu memilih syal dengan motif yang paling sederhana, jangan terlalu mencolok karena hanya akan membuatmu tampak berlebihan. (Baca juga: Arti dari Motif dan Corak Dasi)
  • Pilih bahan yang cocok – Sesuaikan bahan syal yang ingin kamu pakai dengan cuaca dan acara yang kamu hadiri. Jika cuaca sedang panas dan kamu hanya ingin melindungi leher dari sengatan matahari, syal dengan bahan linen tipis bisa menjadi pilihan. Namun, jika udara sedang dingin dan kamu butuh penghangat tambahan, syal dengan bahan wol akan menjadi pilihan yang tepat.
  • Batasi rumbai di pinggiran – Jangan terlalu mengikuti tren yang dibawa oleh David Bowie atau Prince yang memakai syal berumbai. Mereka bisa memakai fashion item apapun yang mereka mau, tapi itu belum tentu bisa kamu tiru. Bisa jadi, syal berumbai yang ingin kamu pilih adalah syal untuk perempuan!
  • Hindari peniti ataupun bros – Buat kamu yang ingin memakai syal, bros ataupun peniti bukanlah aksesoris yang tepat. Hanya wanita yang bisa memakai bros bersama syal yang mereka pakai. Maka, jika kamu ingin memakai bros atau peniti, letakkanlah di kerah jas atau jaketmu.
Sponsors Link

Setelah kamu mengetahui beberapa tips bermanfaat untuk memakai syal, berikut ini beberapa gaya dan model syal untuk pria yang bisa kamu coba aplikasikan saat ingin bergaya dengan syal:

  1. Parisian Knot

parisianGaya Parisian Knot adalah gaya memakai syal yang paling popular dipakai oleh semua orang. Hal ini mungkin dikarenakan cara membuat simpul ini yang cukup mudah dan bisa dicoba oleh siapa saja. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membentangkan syal dengan kedua tanganmu. Lalu, lipat syal tersebut menjadi dua dengan kedua sisinya sama panjang. Selanjutnya, letakkan syal di leher kamu dan masukkan dua ujung syal yang bebas ke antara lipatan syal yang kamu buat. (Baca juga: Cara Mengikat Syal menjadi Dasi)

Kamu bisa mengatur syal ini sesuai selera, bisa dengan gaya mengikat erat di leher ataupun membuat syal tersebut longgar dan tidak terlalu menempel di leher. Gaya ini bisa kamu padukan dengan jas ataupun jaket untuk gaya yang lebih rapid an sedikit formal. Masukkan syal di bawah jas atau jaketmu, lalu kancingkan seperti biasa.

  1. Once-Around Knot

once aroundGaya yang kedua ini tidak kalah mudah dengan gaya Parisian Knot. Bahkan, kamu bisa membuat gaya ini dengan syal favoritmu di tengah kesibukan dan waktu yang singkat. Kamu cukup membentangkan syal di lehermu, lalu ikat salah satu sisinya ke ujung sisi yang lain. Lalu aturlah panjang kedua sisi syal agar sama panjang.

Gaya syal Once-Around Knot ini juga bisa menghangatkan lehermu di saat cuaca sedang dingin. Padukan dengan blazer, jaket ataupun cardigan untuk memperoleh gaya yang kasual dan tetap hangat.

  1. Loose Once-Around Knot

loose once aroundSelanjutnya, kita masuk ke gaya syal yang sedikit lebih kasual namun tetap elegan dibandingkan sebelumnya. Sebenarnya untuk membuat gaya ini juga tidak terlalu rumit. Namun, mungkin tidak semua jenis syal akan cocok untuk dibuat dengan model ini.

Untuk mencoba Loose Once-Around Knot, kamu cukup melilitkan syal ke leher dengan longgar. Jumlah lilitan pun sesuai selera, tergantung keinginanmu dan ukuran panjang syal. Namun, untuk lebar syal disarankan untuk kamu memilih yang tidak terlalu lebar. Syal dengan lebar medium mungkin lebih cocok untuk gaya ini. (Baca juga: Cara Memakai Syal)

Kamu bisa memadukan gaya Loose Once-Around Knot ini dengan mantel wol, blazer ataupun sweater. Lebih jauh lagi, jika kamu ingin menonjolkan jiwa petualang dan bebas yang kamu miliki, gaya Loose Once-Around Knot ini bisa kamu padankan dengan hooded.

  1. Twice-Around Knot

Twice AroundUntuk gaya ini mungkin akan kurang cocok untuk diaplikasikan di Indonesia yang berudara panas. Karena, model Twice-Around Knot akan melekat erat di lehermu dan membuatmu merasa hangat, yang kurang dibutuhkan, melihat suhu udara di Indonesia yang sudah ‘hangat’.

Karena gayanya yang simple dan mudah, kamu hanya perlu melilitkan syal di leher dan putar sesuai selera tergantung panjang syal yang kamu pakai. Lalu, biarkan kedua ujungnya menjuntai di dada. Gaya ini akan cocok untuk kamu pasangkan dengan pakaian yang tidak berkerah, misalnya kaos. Atau bisa menggunakan syal yang tipis dan transparan agar tidak terlalu panas. (Baca juga: Ukuran Dasi yang Ideal)

Berbeda dengan pria yang memiliki banyak aturan dan gaya yang cukup terbatas saat ingin memakai syal, wanita memiliki lebih banyak kebebasan untuk bergaya dengan syal. Selain karena para wanita bisa mengikuti cara memakai syal untuk pria seperti di atas, masih ada banyak gaya lain yang bisa dipilih oleh wanita saat memakai syal.

Tidak hanya itu, pilihan model syal untuk wanita pun sangat bervariasi. Jika pria dibatasi oleh bahan dan motif ataupun warna syal, tidak demikian halnya dengan wanita. Kamu, sebagai wanita, bisa memilih model syal yang biasa dipakai oleh para pria dengan tetap tampil elegan. Namun, di lain waktu kamu bisa berkreasi dengan syal-syal manis dan feminine yang tidak bisa dipakai oleh para pria.

Aneka Gaya dan Model Syal untuk Wanita

Kali ini kita akan lebih fokus untuk mengetahui gaya dan model syal untuk wanita yang tidak bisa diaplikasikan oleh para pria. Sebagai catatan, kamu pun bisa mencoba gaya syal untuk pria seperti yang dibahas sebelumnya dengan tetap terlihat elegan dan manis. Namun, dengan beberapa gaya beserta tips dan trik yang akan dibahas di bawah, kamu bisa tampil lebih feminine sekaligus fashionable dengan syal pilihanmu.

Sponsors Link

Untuk wanita, ada beberapa model syal dan aksesorisnya yang bisa dipilih untuk tampak semakin feminin, seperti berikut ini:

  • Slim belt, ikat pinggang dengan lebar kecil ataupun medium yang bisa melengkapi penampilanmu dengan syal. Dengan ikat pinggang ini, kamu bisa tampil elegan sekaligus terlihat gaya.
  • Meskipun kamu sudah memakai syal di leher, bukan berarti kalung favoritmu harus ditinggalkan. Kamu bisa juga memadukan kalung dengan syal yang tepat untuk tampil lebih kece. Pastikan syal yang kamu pilih untuk gaya ini berukuran kecil dan berbahan tipis atau ringan.
  • Ring atau bros, yang bisa membantu menjaga syal atau scarf yang kamu pakai tetap rapi. Selain itu, menggunakan ring atau bros dengan syal akan membuat gayamu terlihat sangat manis dan feminin. (Baca juga: Dasi untuk Wanita Berhijab)

Nah, aksesoris di atas memang tidak wajib untuk kamu miliki. Namun, akan menjadi sangat cantik jika kamu berani memakai syal bersama syal yang cocok. Tentu penampilanmu akan tampak lebih eyecatching dan menarik. Berikut ini beberapa gaya memakai syal untuk wanita yang cantik dan menarik yang bisa kamu coba. (Baca juga: Memilih Model Dasi Wanita)

  1. Warmer Shoulder

Warmer ShoulderGaya ini akan sangat cocok untuk kamu coba saat cuaca sedang dingin sementara jaket atau cardigan sudah terlalu membosankan untukmu, atau untuk berganti penampilan sesakali waktu. Caranya pun sangat mudah. Kamu hanya perlu memilih syal panjang dan cukup lebar dengan bahan yang agak tebal. Gunakan syal untuk membungkus seluruh tubuhmu lalu ikatkan ikat pinggang di luarnya untuk menjaga syal tidak terlepas. Pilihlah syal dengan motif unik jika kamu sedang memakai pakaian polos. Namun tidak menutup kemungkinan menggunakan syal berwarna polos  dengan pakaian yang memiliki motif.

  1. Tuck it in

Tuck it inGaya yang kedua ini tidak kalah mudah dan praktisnya dengan gaya sebelumnya. Kamu hanya perlu meletakkan syal di leher dan bahumu. Biarkan kedua sisi syal menjuntai di depan tubuhmu. Lalu, kenakan ikat pinggang kecil dan selipkan kedua bagian syal tersebut ke dalam ikat pinggang. Gaya ini akan sangat cocok untuk kamu padukan dengan kaos simple dan jeans untuk menciptakan gaya minimalis nan elegan. Kreasikan idemu dengan syal yang bermotif atau bercorak terang dengan pakaian yang lebih soft atau polos.

  1. Double Wrap French Knot

Double Wrap French KnotUntuk gaya yang satu ini, pastikan kamu memilih syal yang berbahan tipis dan ringan. Tujuannya adalah untuk membuat ikatan yang menempel rapi di lehermu. Cara membuat gaya ini adalah dengan melipat syal menjadi persegi panjang yang lebih tipis. Sesuaikan lebarnya sesuai selera kamu untuk menutupi leher. Lalu, letakkan syal di depan lehermu dan putar mengelilingi leher melewati dua ujung syal di belakang leher. Lalu, bawa kembali ke depan dan buat simpul di salah satu sisi leher. Selanjutnya, kamu tinggal merapikan syal tersebut agar tidak terlihat berantakan. Dengan gaya Double Wrap French Knot, kamu bisa tampil elegan bak para pramugari. Syal model ini tak hanya bisa dikenakan untuk acara santai namun juga dapat dikenakan untuk acara formal seperti ke kantor.

  1. Chain Knot

Chain KnotMasih dengan style yang manis dengan syal, gaya selanjutnya membutuhkan syal atau scarf yang berukuran kecil dan berbahan tipis. Namun, pastikan ukurannya masih cukup panjang dan cukup mudah untuk diikat di leher. Kamu hanya perlu mengambil syal dan menggantungnya di belakang leher lalu membuat simpul sederhana. Gaya ini akan sangat cocok dipakai olehmu yang memiliki leher jenjang. Kamu pun bisa memadukan syal gaya ini dengan kalung panjang favoritmu untuk menambah aksen di lehermu. Tapi jangan lupa untuk memastikan memilih kalung yang simple dan kasual, ya! Selain itu dikenakan untuk pakaian jenis blouse juga oke.

  1. Headwrap

HeadscarfUntuk gaya yang satu ini mungkin kamu membutuhkan sedikit keberanian dan kepercayaan diri lebih untuk memakainya. Karena alih-alih memakai syal di leher seperti biasa, di sini kamu akan memakai syal di kepala sebagai hiasan kepala. Untuk membuatnya kamu memerlukan syal berbentuk kotak, bukan syal persegi panjang ataupun segitiga.

Pertama-tama, kamu perlu melipat syal menjadi dua bagian jika kamu merasa syal tersebut terlalu lebar. Kemudian, letakkan syal di tengah dahimu, di bawah garis rambut. Tarik bahan syal yang tersisa ke bawah sehingga bagian belakang kepalamu akan tertutup. Lalu ikat kedua ujungnya sedikit di bawah leher belakang sebanyak dua kali untuk memastikan ikatan tersebut cukup erat. Kamu juga bisa melilitkan kedua ujung syal ke arah depan untuk membuatnya menjadi turban.

  1. Syal with Ring

Syal with ringGaya yang terakhir ini juga sangat mudah untuk kamu coba. Kamu hanya membutuhkan syal berbahan satin, sutera atau bahan lain yang cukup tipis dan ringan. Selain itu, kamu juga membutuhkan ring atau bros untuk mengikat syalmu. Maka, kamu cukup meletakkan syal di lehermu dan memasukkan kedua ujungnya ke dalam ring syal dan, voila, gaya elegan dan trendi pun kamu dapatkan!

Jika kamu tidak memiliki ring syal, kamu bisa menggantinya dengan bros yang berukuran agak besar sehingga bisa mengikat kedua bagian syal tersebut. Dengan gaya ini, kamu tidak lagi repot membuat simpul untuk menjaga syalmu tetap rapi di lehermu. Model ini juga dapat dipadupadankan dengan berbagai jenis pakaian dan aksesoris untuk mempercantik penampilan.

Setelah mengetahui aneka gaya dan model syal untuk pria dan wanita di atas, apakah kamu semakin tertarik untuk mencoba syal sebagai aksesoris harianmu? Jika ya, selamat berkreasi, ya!

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Monday 28th, August 2017 / 15:15 Oleh :
Kategori : Tutorial