Sponsors Link

Mengkombinasikan Warna Jas, Kemeja dan Dasi

Sponsors Link

Sebagai pria, kamu pasti ingin tampil keren dan menarik dalam kesempatan apapun. Meski tidak seperti wanita yang memiliki banyak sekali item fashion, kamu juga bisa kok tampil stylish. Kamu bisa memilih pakaian dan aksesoris yang cocok menyesuaikan acara yang akan kamu hadiri.

ads

Bagi kamu yang masih bingung menentukan pakaian apa yang cocok untuk acara yang kamu hadiri, mungkin kamu akan memilih jenis pakaian yang paling mainstream, yaitu kemeja. Jika hal ini dilakukan sekali atau dua kali mungkin tidak masalah. Namun, apakah kamu tidak bosan memakai kemeja melulu untuk setiap acara? Terkadang, kamu perlu lho untuk tampil beda. Hal ini akan membuat hari-harimu lebih fresh dan orang-orang di sekitarmu juga tidak bosan melihatmu dengan kemeja itu-itu saja.

Salah satu pakaian yang bisa kamu pakai untuk tampil beda adalah jas. Penampilan dengan jas ini akan sangat cocok untuk kamu pakai ke kantor, rapat maupun jamuan makan malam special. Bahkan jas juga bisa menjadi pengganti kemeja batik yang biasa kamu pakai untuk menghadiri acara formal seperti pernikahan.

Biasanya untuk mengenakan jas ini kamu akan memadukannya dengan kemeja dan dasi.  Ada tips dan trik sendiri untuk bisa mengkombinasikan warna jas, kemeja dan dasi agar perpaduannya tampak cocok dan serasi. Dengan perpaduan yang cocok, maka penampilanmu dengan jas akan tampak semakin maksimal dan profesional. Nah, untuk mempelajari cara mengkombinasikan warna jas, kemeja dan dasi, yuk kita simak pembahasan berikut!

Acara yang Kamu Hadiri Menentukan Segalanya

Hal yang paling pertama untuk bisa memilih warna dan model pakaian yang cocok adalah kenali dahulu acara apa yang akan kamu hadiri. Misalnya, kamu akan menghadiri acara ulang tahun sahabatmu yang bertema kasual. Maka, menggunakan pakaian lengkap seperti kemeja, dasi hingga jas mungkin tidak diperlukan. Kamu hanya akan tampil berlebihan jika melakukannya.

Contoh lainnya, jika kamu akan memakai jas sekedar untuk pergi ke kantor, maka jas berwarna gelap adalah yang paling cocok. Kamu bisa memilih warna abu-abu atau biru navy. Jas dengan warna biru navy ini sepertinya adalah warna wajib yang harus kamu miliki. Warna ini sangat cocok untuk bisnis karena berkesan profesional. Selain itu, warna biru navy ini cenderung cocok dengan warna kulit apapun dan mudah dipadu-padankan dengan beragam kemeja dan dasi.

Sebisa mungkin hindarilah penggunaan warna hitam karena terkesan terlalu kaku dan formal. Jika kamu mengenakan jas setiap hari, pastikan kamu memiliki koleksi jas dengan warna yang bermacam-macam.

Cocokkan Kemeja dan Dasi Terlebih Dahulu

Untuk yang pertama kali harus kamu pikirkan saat ingin berpakaian formal dengan jas adalah berpikirlah terlebih dahulu pasangan kemeja dan dasi yang cocok. Memang, untuk tampil maksimal pilihan jas juga harus disesuaikan dengan kemeja dan dasi, namun jas masih memiliki alternatif untuk dilepas ketika ternyata kurang match dengan kemeja atau dasi. Tapi sebaliknya, kamu tidak mungkin melepas kemeja atau dasi jika ternyata kurang cocok dengan acara atau tema yang ditentukan.

Pilih Warna Netral

Jika kamu masih merasa bingung dalam menentukan kemeja dan dasi warna apa yang harus kamu pakai, kamu bisa memilih warna yang netral sebagai langkah aman. Kemeja berwarna putih adalah kemeja yang bisa menjadi solusi untuk semua acara. Kemeja putih akan cocok dikenakan bersama dasi warna apapun dan corak apapun. Kemeja warna putih juga akan cocok dikenakan di dalam jas seperti apapun. Oleh karena itu, memiliki kemeja warna putih merupakan investasi penting untukmu.

Jika kamu bosan dengan warna putih karena kamu anggap terlalu plain, kamu bisa juga memilih kemeja warna pucat dan lembut lainnya, seperti merah muda, kuning muda atau biru muda. Kemeja warna biru muda juga sangat netral untuk kamu padu padankan dengan aneka dasi dan jas.

Silahkan Bereksperimen dengan Warna Lain

Jika kamu merasa sudah lebih bermain bereksperimen dengan warna, kamu bisa mulai memilih warna-warna lain yang lebih berani. Tidak seperti kemeja berwarna putih atau pucat, kemeja berwarna berani ataupun pastel memiliki tips & trik tersendiri untuk padu padannya. Kamu bisa menguji kreativitas dan kepercayaan dirimu dalam memilih kombinasi warna dan corak dasi sebagai pasangannya. Terlebih memilih setelan jasnya pun akan memerlukan sedikit lebih banyak waktu.

Jika kamu berhasil mengkombinasikan warna dan corak dasi yang tepat, usahamu akan terbayar dengan penampilanmu yang lebih mewah dan menawan. Namun, jika kamu belum berhasil menaklukkan kemeja berwarna berani ini, bukan tidak mungkin penampilanmu akan terlihat aneh, bahkan konyol.

Namun ada satu warna berani yang akan mudah untuk kamu taklukkan, yaitu kemeja berwarna hitam. Kemeja ini akan mudah dipasangkan dengan aneka jenis dasi. Untuk memasangkannya dengan jas pun akan cenderung lebih mudah dibandingkan warna berani yang lain.

Cobalah Kemeja Bermotif

Akan sangat membosankan jika setiap hari kamu memakai kemeja berwarna polos, bukan? Maka, kamu bisa sekali-sekali bereksperimen dengan kemeja bermotif garis atau bahkan motif lain yang lebih ramai. Motif kemeja yang paling umum dimiliki oleh pria adalah motif garis, baik it ugaris vertical, miring, ataupun horizontal. Namun, zaman sekarang sudah banyak juga pria yang memiliki kemeja bermotif lainnya, seperti motif polkadot, bunga ataupun motif animal print.

Kemeja bermotif ternyata juga bisa lho dipadukan dengan dasi. Pada umumnya semakin ramai motif kemeja tersebut, maka semakin eye catching pula kemeja tersebut. Hal ini membuat kemeja bermotif akan lebih sulit untuk dipasangkan dengan dasi dan jas.

Maka, tips untuk kamu yang ingin memakai kemeja bermotif dengan dasi adalah memilih kemeja yang bermotif leih sederhana. Misalnya, kemeja dengan garis tipis berwarna netral atau kemeja dengan motif polkadot yang lembut. Untuk kemeja seperti ini kamu bisa memilih dasi yang berwarna sama dengan warna dasar kemeja yang kamu pakai. Usahakan jangan ada lebih dari tiga warna atau motif dalam penampilanmu secara keseluruhan. Warna yang terlalu banyak pada penampilanmu akan membuatmu tampak terlalu ‘ramai’ dan terlalu mencolok.

Sponsors Link

Pilih Dasi yang Berwarna Lebih Gelap dari Kemeja

Dasi digunakan sebagai aksesoris yang akan menarik perhatian orang padamu. Maka, sudah pasti kamu harus memilih dasi yang lebih stand out dibandingkan kemeja atau jas yang kamu pakai. Untuk melakukannya, kamu harus memilih dasi yang berwarna mencolok, dalam arti dasi tersebut lebih menonjol dibandingkan kemeja yang kamu pakai.

Jika kamu mengenakan kemeja berwarna putih, maka memilih dasi tidak akan sulit. Dasi berwarna apapun, baik yang berwarna terang maupun gelap, akan tampak mencolok. Namun, jika kamu mengenakan kemeja berwarna berani, kamu akan membutuhkan beberapa tips berikut:

  • Jika kemeja yang kamu kenakan berwarna gelap, kamu bisa memilih dasi berwarna lebih terang asalkan warnanya masih cocok dengan kemeja yang kamu pakai. Sebagai contoh kamu memakai kemeja berwarna biru tua, maka kamu bisa memilih dasi yang berwarna lebih terang seperti biru muda atau warna muda lainnya yang serasi.
  • Sebaliknya, jika kamu mengenakan kemeja berwarna muda, kamu sebaiknya memilih dasi yang berwarna gelap. Hal ini bertujuan untuk membuat kontras pada pakaian yang kamu kenakan sehingga dasi bisa menjalankan ‘tugasnya’ sebagai penarik perhatian.

Dasi Berwarna Polos Cocok untuk Segala Acara

Memilih dasi berwarna polos merupakan pilihan yang cukup mudah untuk kamu pasangkan dengan aneka kemeja dan aneka jas. Kamu hanya perlu menyesuaikan pilihannya dengan acara yang akan kamu hadiri. Misalnya ketika kamu akan menghadiri acara gala dinner yang sifatnya formal, kamu bisa memasangkan kemeja putih dengan dasi berwarna merah yang akan mencolok dan menonjolkan kesan formal. Perpaduan ini juga akan menyita perhatian orang-orang kepadamu.

Namun, sebagai catatan, meski dasi polos cukup mudah dipasangkan dan cocok dengan kemeja apapun, hindari penggunaan dasi polos berwarna berani dengan kemeja yang juga mencolok. Perpaduan ini akan menciptakan kontras yang berlebihan yang tidak kamu inginkan.

Pilih Dasi Bermotif yang Senada dengan Kemeja

Tidak selamanya kamu hanya bisa memakai dasi polos. Ada kalanya kamu harus bereksperimen memakai dasi bermotif sebagai pelengkap kemeja dan jasmu. Saat kamu memilih dasi bercorak, pilihlah dasi yang mengandung warna sama dengan kemeja yang kamu pakai. Hal ini akan menciptakan penampilan yang serasi namun tetap aksi. Ditambah denganP jas yang tepat, maka dasimu tetap akan menjadi icon di penampilanmu secara keseluruhan.

Sementara itu, sebaiknya kamu menghindari dasi yang memiliki corak yang sama dengan kemeja. Dasi bercorak sebaiknya tidak dipasangkan dengan kemeja yang bercorak karena hanya akan menimbulkan kesan aneh atau bertabrakan. Apalagi memakai dasi bercorak di atas kemeja yang memiliki corak yang sama hanya membuang waktu karena dasi tersebut tidak akan tampak menonjol dibandingkan kemejanya.

Setelah dasi dan kemeja sudah cocok atau sepadan, bagaimana dengan jas yang akan memberi kesan lebih berwibawa. Berikut beberapa panduannya :

  1. Jas Berwarna ‘Formal’ akan Selalu Cocok – Selanjutnya, jika kamu telah memilih pasangan kemeja dan dasi yang akan kamu pakai, kini saatnya kamu memilih jas yang cocok untuk dikenakan. Sebagai langkah yang paling mudah, pilihlah jas yang berwarna formal dan serius. Warna formal dan serius, misalnya warna hitam, abu-abu, atau warna umum lainnya. Banyak orang yang tidak cocok dengan jas berwarna-warni dan justru tampak konyol saat mengenakan jas berwarna berani, seperti merah, hijau dan lain-lain. Tidak hanya mudah dipadu-padankan dengan aneka kemeja dan dasi, jas berwarna formal ini akan membuat penampilanmu terkesan profesional dan berkharisma. Kamu akan tampak selalu match dengan jas yang berwarna formal ini.
  2. Jas Polos Berwarna Gelap adalah Must Have Item – Jas polos berwarna gelap merupakan basic item yang harus kamu miliki. Dengan memiliki jas polos berwarna gelap, kamu bisa memadukannya dengan segala kemeja dan dasi yang kamu pakai. Warna hitam, abu-abu atau biru navy merupakan warna wajib yang akan sangat mudah kamu padu padankan untuk segala acara. Kamu bisa memasangkan jas berwarna gelap ini dengan kemeja berwarna netral dan dasi berwarna gelap untuk mendapatkan kesan berwibawa. Dasi berwarna muda juga akan cocok bersama jas gelap, namun akan menimbulkan kesan santai jika warna dasinya terlalu muda.
  3. Jas Polos Berwarna Muda dengan Dasi Pastel – Jika jas polos berwarna gelap akan menimbulkan kesan formal dan berwibawa, lain halnya dengan jas polos berwarna muda. Jas polos yang berwarna muda akan sangat cocok untuk kamu kenakan di acara bahagia atau yang sifatnya perayaan. Dasi pastel maupun gelap akan sangat cocok untuk dipasangkan dengan jas berwarna muda ini, asalkan kamu tetap memperhatikan keseimbangan kotras warna yang ditimbulkan.
  4. Jas Bercorak dengan Kemeja dan Dasi Polos – Apakah kamu ingin memakai jas bercorak, seperti corak garis-garis tipis yang umum dikenakan para pria? Jika ya, maka hindari mengenakan kemeja ataupun dasi yang juga bercorak garis. Ada baiknya kamu memasangkannya dengan dasi dan kemeja yang polos. Satu catatan untuk kamu yang ingin memakai jas bercorak adalah, hindari kemeja maupun dasi yang bercorak juga. Aturan umum dalam berpakaian adalah menghindari penggunaan tiga kain yang sama-sama bercorak. Jika kamu memaksakan hal ini, bukan tidak mungkin penampilanmu akan kacaul dan terlihat norak.
Sponsors Link

Secara Keseluruhan, Hindari Pemakaian Lebih Dari 3 Warna pada Pakaian

Selalu ingatlah hal ini dalam mengkombinasikan warna jas, kemeja dan dasi. Usahakan untuk fokus pada pemakaian satu warna dasar saja agar penampilanmu secara keseluruhan tampak serasi. Jika kamu ingin memakai dasi yang lebih mencolok, tetap gunakan satu warna dasar sebagai acuan dan pilih warna komplementernya yang akan cocok dengan konsep penampilanmu.

Sebagai contoh, jika kamu memakai dasi berwarna biru gelap dengan motif kotak-kotak, maka kamu bisa memilih kemeja atau jas yang berwarna biru atau gradasi lain dari warna biru tersebut sebagai pasangannya. Memainkan gradasi warna pada pakaian ini akan membantumu mendapatan penampilan yang matching dan tidak tampak berlebihan.

Tips Penting Lainnya

Mengkombinasikan warna jas, kemeja dan dasi di atas mungkin sangat membantumu untuk memilih perpaduan pakaian yang tepat. Namun, selain memilih warna yang tepat ternyata memilih bentuk dan ukuran jas juga akan sangat mempengaruhi penampilanmu secara keseluruhan. Pemilihan jas yang terlalu besar atau terlalu kecil tentu akan membuatmu tampil kurang oke. Maka, ikuti beberapa panduan berikut saat kamu akan memilih jas yang tepat untukmu.

Kenali Tubuhmu

Langkah berikutnya adalah kamu harus mengenali tubuhmu. Ukuran tubuh akan sangat menentukan pemilihan warna, model dan jenis jas serta dasi yang akan melengkapi penampilanmu. Dengan kamu mengenali tubuhmu sendiri, memilih pakaian yang cocok akan lebih mudah. Jangan sampai kamu salah memilih pakaian yang tidak cocok dengan tubuhmu dan justru menonjolkan kekuranganmu. Hal ini akan malah merusak penampilanmu secara keseluruhan.

Beberapa tips memilih ukuran jas yang tepat adalah sebagai berikut:

  • Ukuran bahu – di bagian bahu jas biasanya ada bantalan yang jika ukurannya pas akan menutup bahumu secara sempurna. Bantalan di bahu ini tidak boleh lebih lebar daripada bahumu dan juga tidak boleh lebih pendek dibandingkan bahumu.
  • Ukuran dada – idealnya, jarak kancing paling atas jas dengan dadamu adalah sebesar telapak tanganmu. Jarak ini tidak boleh terlalu lebar karena akan tampak jasnya terlalu besar di badanmu. Selain itu, pastikan agar kancing jas bisa dikancingkan saat kamu mencobanya. Karena jika tidak bisa dikancingkan, artinya jas tersebut terlalu kecil untuk ukuran tubuhmu.
  • Panjang lengan – cobalah untuk meluruskan lengan di samping badan saat kamu mencoba jas dan masukkan tanganmu ke saku celana. Jika tanganmu bisa dengan mudah masuk tanpa terganggu lengan jas, maka artinya panjang lengan jas tersebut pas denganmu.
  • Panjang jas – semakin panjang jas, akan semakin ramping tubuhmu terlihat. Namun, panjang jas yang pendek akan membuatmu tampak lebih tinggi. Maka, sesuaikan panjang jas agar bisa menutupi kekuranganmu dan menonjolkan kelebihan badanmu. Perlu dicatat bahwa panjang jas yang paling ideal adalah yang panjangnya akan menutupi bokong.

Menentukan Jumlah Kancing Jas

Perlu kamu ketahui bahwa ternyata jumlah kancing jas akan menggambarkan kepribadianmu. Setiap jas akan memberi kesan kepribadian sendiri-sendiri sehingga dalam memilihnya pun membutuhkan pertimbangan tersendiri.

  • Jas dengan tiga kancing, merupakan pilihan yang aman untukmu karena merupakan model yang paling umum dikenakan oleh para pria muda sepertimu. Kamu tidak harus mengkancingkan ketiganya, cukup kancing kedua saja yang harus dipasang. Bahkan, saat kamu duduk sebaiknya kamu membuka semua kancing jasmu.
  • Jas dengan dua kancing, merupakan gaya yang lebih terkesan ‘tua’. Saat mengenakan jas jenis ini, kamu harus memasang kancing paling atas ketika berdiri. Tapi jangan lupa untu membukanya saat kamu akan duduk, ya!
  • Jas dengan satu kancing, dimana pilihan ini adalah yang paling sederhana. Jas jenis ini cocok dikenakan oleh siapapun pada saat apapun. Kancing jas ini harus selalu terpasang, baik saat kamu duduk maupun berdiri.

Padukan dengan Bawahan yang Cocok

Tidak hanya kemeja, dasi dan jas yang harus kamu perhatikan keserasiannya, bawahan pun harus kamu pasangkan dengan celana yang cocok. Jangan gunakan celana yang terlalu longgar maupun terlalu ketat karena akan tampak tidak seimbang dengan jas yang kamu pakai. Warna celana yang kamu pilih pun juga harus sama dengan warna jas yang kamu pakai.

Selamat mencoba ya, guys!

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Sunday 21st, May 2017 / 09:21 Oleh :
Kategori : Panduan