Sponsors Link

17 Tips Memilih Dasi untuk Pernikahan Anda

Sponsors Link

Mempersiapkan pernikahan memang bukan perkara mudah. Ada banyak sekali hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan saat Anda mempersiapkan pernikahan. Jika Anda dan pasangan tidak pandai-pandai dalam mengatur, bernegosiasi hingga menyatukan pendapat saat mempersiapkan pernikahan, bukan tidak mungkin Anda dan pasangan akan dilanda stress.

ads

Persiapan yang harus dilakukan menjelang pernikahan tentunya banyak sekali. Biasanya, pasangan pengantin akan mulai melakukan perawatan tubuh untuk memastikan penampilan yang prima pada hari pernikahan nanti. Tidak hanya mempersiapkan diri secara batin dan fisik, ada persiapan lain yang harus dilakukan untuk memastikan hari pernikahan berjalan dengan lancar, yaitu mempersiapkan acara pernikahan itu sendiri. Mulai dari gedung, catering, dekorasi, foto hingga urusan yang lebih detail, seperti pakaian pernikahan, harus benar-benar disiapkan dengan matang.

Seringkali, pakaian untuk hari pernikahan lebih difokuskan pada pakaian pengantin wanita. Memilih desainer, model baju, aksesoris pakaian hingga pelengkap berupa hand bouquet menjadi prioritas utama saat mempersiapkan pakaian pernikahan. Hal ini menyebabkan pakaian pengantin pria tampak hanya sebagai pelengkap bagi pakaian wanita. Sangat jarang dipikirkan agar pakaian pengantin pria juga menjadi highlight untuk acara pernikahan tersebut.

Padahal, seharusnya pakaian pengantin pria juga diperhatikan dalam persiapan pernikahan. Tidak hanya harus serasi dengan pakaian pengantin wanita, pakaian pengantin pria sebaiknya juga disesuaikan dengan tema acara pernikahan, serta untuk menambah kewibawaan dan sisi maskulin pria.

Salah satu item pakaian yang bisa dikenakan oleh pengantin pria, selain jas atau rompi, adalah dasi. Sesuai dengan fungsi dasi sebagai aksesoris pakaian, dasi juga bisa dijadikan pelengkap pakaian pernikahan untuk menarik perhatian para tamu undangan. Lalu, dasi seperti apa yang harus dipilih untuk hari pernikahan? Berikut ini beberapa tips memilih dasi untuk pernikahan yang bisa dilakukan:

  1. Tentukan Tema Pernikahan

Pertama-tama yang harus dilakukan sebelum memilih dasi untuk pernikahan, tentukanlah terlebih dahulu tema pernikahan yang ingin kalian miliki. Menentukan tema pernikahan, tidak hanya akan membantu pemilihan lokasi pernikahan, bahkan juga bisa membantu memilih pakaian yang sesuai dengan tema pernikahan tersebut.

Jika tema yang akan Anda dan pasangan gunakan adalah tema tradisional, Anda bahkan mungkin tidak akan membutuhkan dasi. Namun, jika tema yang akan Anda pakai lebih ke tema modern, dasi akan mungkin untuk Anda gunakan.

Tema yang akan Anda pakai untuk hari pernikahan Anda akan memberi inspirasi dalam memilih dasi yang akan Anda gunakan. Misalnya, jika Anda memilih tema musim gugur dan Anda mungkin akan memilih lokasi outdoor, maka Anda bisa memilih dasi kupu-kupu bermotif, dipadukan dengan suspender dan celana chino. Tentu setelah itu akan menarik dan cocok dikenakan untuk acara outdoor dan sedikit informal. Lain halnya jika Anda memilih tema pernikahan ala pesta dansa di ballroom, lengkap dengan jas atau tuksedo, mungkin dasi kupu-kupu sutera berwarna hitam akan lebih cocok untuk Anda. (Baca juga: Tampil Modis dengan Dasi Kupu-Kupu)

  1. Sesuaikan dengan Pengantin Wanita

Tidak hanya menyesuaikan dengan tema acara, sesuaikan juga dengan pakaian yang akan dikenakan pengantin wanita. Warna dan motif pakaian yang akan dikenakan oleh pengantin pria tentu harus serasi dengan pakaian wanita. Hal ini bertujuan untuk membuat pasangan pengantin terlihat serasi dan anggun. Jika pakaian sudah serasi, maka langkah selanjutnya adalah memilih dasi yang serasi dengan pakaian yang dipilih.

Sebaiknya, Anda memilih dasi yang memiliki warna lebih gelap daripada kemeja yang Anda kenakan. Hal ini untuk memastikan dasi yang Anda pakai tampak mencolok dan menarik perhatian para tamu undangan. Pastikan Anda berhati-hati dalam memilih dasi untuk hari pernikahan Anda. Anda harus bisa memilih dasi yang bisa mengekspresikan diri dan menonjolkan karakter Anda. Jangan sampai Anda salah memilih dasi, karena dasi tersebut akan menjadi pelengkap hari bahagia Anda.

Sponsors Link

  1. Perhatikan Warna Tema Pernikahan

Selanjutnya, Anda harus memperhatikan warna yang menjadi tema pernikahan Anda. Dalam mempersiapkan pernikahan, biasanya Anda dan pasangan sama-sama memiliki imajinasi dan keinginan untuk pernikahan impian. Tidak jarang, banyaknya keinginanan Anda dan pasangan itu membuat Anda bingung apakah semua ornament dan hiasan akan cocok satu sama lain. Untuk itu, ada baiknya Anda membuat mood board terlebih dahulu. Apakah mood board itu?

MoodboardMood board  adalah media yang biasa digunakan oleh para desainer untuk membantu mendapatkan ide. Biasanya mood board dibuat dengan teknik kolase, dengan menempelkan ornamen hiasan, corak dan warna yang ingin digabungkan menjadi sebuah kesatuan. Maka, dari mood board yang dibuat, Anda dan pasangan akan tahu apakah ide-ide dan imajinasi Anda berdua akan bagus jika disatukan dan tidak asal tubruk saja. Mood board yang telah dibuat akan menjadi acuan saat pasangan pengantin memilih dekorasi pernikahan, pakaian pengantin, undangan, souvenir, hingga konsep foto prewedding.

Dari mood board itu juga, Anda akan bisa mengetahui nuansa warna yang akan ada di dalam pernikahan Anda. Dari situ pula, Anda juga bisa mengetahui warna apa saja yang bisa ‘masuk’ ke dalam acara pernikahan, termasuk warna pakaian. Anda akan bisa melihat jelas warna apa yang sebaiknya ada pada pakaian pengantin Anda dan pasangan. Hal ini juga termasuk detail pakaian itu sendiri, seperti dasi, rompi, hingga aksesoris pakaian lainnya. Dasi pun bisa Anda pilih sesuai warna tema pernikahan Anda agar tidak ada satu detail yang terlewat dan justru merusak ‘pemandangan’ di acara pernikahan. Dengan begitu, penampilan Anda saat pernikahan tetap serasi dengan keseluruhan tema acara.

  1. Kenali Bentuk Wajah dan Badan

Dasi, tidak hanya harus disesuaikan dengan warna pakaian, tema acara ataupun kesan yang ingin dibangun dari pernikahan. Anda juga harus menyesuaikan dasi dengan bentuk wajah dan bentuk badan Anda. Pastikan dasi yang Anda kenakan bisa menonjolkan kelebihan Anda dan menutupi kekurangan Anda.

Misalnya, untuk pria bertubuh pendek, sebaiknya menghindari dasi kupu-kupu. Hal ini dikarenakan dasi kupu-kupu akan memberi kesan semakin pendek pada tubuh Anda. Sebaiknya, jika Anda termasuk pria bertubuh pendek, Anda memilih dasi segitiga yang panjangnya tepat di ikat pinggang untuk memberi kesan tubuh yang lebih proporsional.

Jika Anda ingin mengenakan dasi bermotif, alih-alih dasi polos, sebaiknya Anda juga berhati-hati. Motif dasi juga harus dipilih agar sesuai dengan badan Anda. Dasi yang memiliki motif garis miring merupakan dasi yang akan cocok dikenakan oleh siapapun. Dasi dengan motif garis miring meemang dirancang untuk semua pria, baik yang bertubuh besar, kurus, tinggi maupun pendek.

Meski begitu, jika Anda bertubuh besar dan ingin memilih motif dasi selain garis miring, sebaiknya menghindari motif kotak-kotak yang besar. Motif ini akan membuat Anda tampak semakin besar dan ini tidak bagus untuk penampilan Anda di hari pernikahan yang istimewa. Pilihlah dasi bermotif kotak-kotak kecil sebagai alternatifnya.

Sponsors Link

  1. Sesuaikan dengan Jas dan Kemeja

Jika Anda telah mengetahui tema pernikahan dan konsep yang akan dibawa ke dalam pernikahan Anda, maka Anda pun akan bisa memilih kemeja dan jas seperti apa yang akan kenakan saat menikah. Setelah Anda telah memilih kemeja dan jas yang sesuai, maka Anda pun akan bisa memilih jenis dasi yang bisa menjadi pelengkap penampilan Anda. Berikut ini beberapa contoh pasangan dasi yang Anda pilih sebagai pasangan jas pengantin Anda:

  • Dasi wol, akan sangat cocok untuk Anda pilih jika jas pengantin Anda berbahan tebal. Dasi wol akan mengimbangi jas Anda yang tebal sehingga keseluruhan penampilan Anda akan tampak serasi. Anda bisa memilih dasi berwarna polos dan motif yang sederhana agar penampilan Anda semakin elegan saat menjadi pengantin nantinya.
  • Dasi hitam atau navy polos, jika yang Anda pilih adalah jas berwarna hitam atau abu-abu, maka dasi berwarna hitam atau navy polos akan menjadi pilihan yang paling pas. Dasi berwarna hitam atau navy polos akan menegaskan penampilan Anda yang formal dan elegan. Tidak hanya itu, dasi berwarna hitam berbahan sutera akan semakin menambah kesan mewah dan elegan Anda sebagai pengantin di hari bahagia Anda.
  • Pin dot,­ merupakan dasi bermotif seperti polkadot namun dengan ukuran titik yang lebih kecil dan lebih tajam. Pilihan dasi motif pin dot akan sangat cocok jika Anda memilih tema pernikahan yang kasual dan tidak terlalu formal. Misalnya, jika Anda lebih memilih pesta kebun yang terlihat santai bersama keluarga dan orang-orang terdekat, dasi motif pin dot akan membuat Anda tampil kece.
  • Club adalah motif dasi berupa logo yang berulang di dasi. Motif ini akan menonjolkan sisi unik dan percaya diri Anda. Maka, jika Anda benar-benar ingin menarik perhatian para tamu undangan, Anda bisa memilih motif ini sebagai pasangan jas pengantin Anda.
  • Repp, dasi ini bermotif garis diagonal yang cukup umum untuk dikenakan para pria. Dasi ini akan memberi kesan serius dan formal pada penampilan Anda. Pastikan Anda memilih kemeja dan jas polos saat mengenakan dasi ini agar penampilan Anda tampak sempurna di hari pernikahan Anda.
  1. Tambahkan aksesoris lain

Kemeja dan dasi saja mungkin akan tampak terlalu biasa sebagai pakaian pernikahan Anda. Sebagai pengantin pria, Anda perlu tampil beda dan menjadi pusat perhatian para tamu undangan. Untuk itu, Anda bisa menambahkan rompi atau vest, ikat pinggang, serta jas sebagai pelengkap busana pengantin Anda. Selain itu, sepatu pun juga harus dipilih yang serasi dengan pakaian serta tema acara yang Anda pilih.

ads
Jas mungkin merupakan pilihan yang paling umum untuk digunakan oleh pengantin pria. Selain menegaskan kesan formal, penggunaan jas akan menonjolkan wibawa dan tubuh tegap Anda. Tentu hal ini merupakan hal bagus untuk sebuah pernikahan. Namun, pastikan Anda memilih jas yang nyaman Anda kenakan.

Jas yang paling nyaman untuk digunakan adalah yang berbahan wol. Jas berbahan wol  baik untuk dikenakan karena bahan ini berat sehingga membuatnya tampak rapi dan tidak mudah berkerut. Selain itu, jas berbahan wol akan sangat cocok untuk dikenakan di Indonesia yang beriklim tropis. Apalagi, dengan semakin majunya teknologi, bahan wol bisa dibuat menjadi tipis dan membuatnya tidak panas saat dikenakan.

Selain jas, pilihan aksesoris lain adalah ikat pinggang. Untuk memberi kesan lebih unik, Anda mungkin bisa memilih suspender, alih-alih ikat pinggang biasa. Namun, pastikan tema acara pernikahan yang Anda pilih memang cocok untuk ditambahkan suspender sebagai detail. Selain nyaman dipakai, suspender bisa benar-benar menjadikan Anda pusat perhatian di acara pernikahan Anda.

Pilihlah suspender yang memiliki warna serasi dengan celana dan kemeja Anda. Tidak lupa, motif dan warna dasi yang Anda kenakan juga harus diserasikan dengan suspender. Hal ini tentu akan menunjang penampilan Anda secara keseluruhan. Agar lebih aman, Anda bisa memilih suspender dengan warna hitam atau coklat tua yang netral.

  1. Jangan Lupakan Bestman

Jangan lupakan satu detail lagi dalam pemilihan dasi, yaitu dasi yang akan dikenakan oleh para bestman. Ingatlah, para bestman merupakan orang-orang yang penting di hidup Anda dan ingin Anda libatkan dalam hari paling bahagia di hidup Anda. Maka, saat memilih dasi, jangan lupakan juga bestman Anda.

Pastikan dasi yang Anda pilih akan cocok dengan dresscode yang akan dipakai oleh bestman Anda. Bahkan, Anda bisa memasukkan dasi pilihan Anda ke dalam bestman kit yang Anda berikan kepada mereka. Tentu hal ini akan bisa membantu Anda untuk memastikan seluruh detail penampilan berada dalam satu kesatuan.

Untuk melakukannya, Anda bisa memilihkan dasi yang berwarna serasi dengan tema pernikahan Anda untuk para bestman yang hadir. Sementara, pastikan dasi yang akan Anda kenakan memiliki sedikit perbedaan dengan dasi para bestman, namun masih senada. Hal ini akan menjadikan Anda sebagai bintang acara dengan tetap mempertahankan keserasian penampilan seluruh orang yang terlibat di pernikahan Anda.

Namun, jika Anda ingin mengenakan dasi berwarna dan bermotif sama dengan para bestman, Anda bisa menambahkan rompi atau jas kepada penampilan Anda, sementara para bestman cukup hanya memakain kemeja. Hal ini untuk membedakan Anda dengan para bestman dan memastikan para tamu undangan mengetahui Andalah pengantin prianya.

Tips Lainnya dalam Memilih Dasi Pernikahan

Tips-tips di atas mungkin akan sangat berguna bagi Anda dalam memilih dasi untuk pakaian pengantin Anda. Namun, selain mengetahui dan mengikuti tips memilih dasi untuk pernikahan di atas, Anda juga harus mengikuti aturan dasar dalam memilih dasi. Hal ini akan berguna untuk Anda memilih dasi yang paling sesuai dengan diri Anda. Maka, berikut ini tips dasar memilih dasi agar Anda bisa memilih dasi yang paling sesuai dengan diri Anda:

  1. Pastikan saat mengenakan dasi, panjang dasi menyentuh bagian pinggang celana. Hal ini akan memberi efek tubuh yang ideal, tidak terlalu pendek atau panjang. Dasi yang berukuran pendek (jatuh di atas pusar) hanya akan cocok untuk digunakan bersama dengan short suit. (Baca juga: Cara Memakai Dasi Segitiga)
  2. Pastikan juga bagian kepala dasi di depan lebih panjang daripada bagian ekornya.
  3. Pilihlah warna dasi dan kemeja yang senada, jangan terlalu kontras atau saling tabrak.
  4. Pilih lebar dasi yang sesuai dengan karakter dan tubuh Anda. Pilihlah dasi yang tidak terlalu lebar untuk memberi efek tubuh yang lebih ramping. Dasi ramping merupakan dasi yang cocok dengan segala jenis jas modern dan juga cocok untuk dikenakan ke kantor atau acara informal.
  5. Hindari simpul dasi yang terlalu kaku dan besar. Sebaiknya Anda menggunakan simpul yang berukuran medium. Simpul yang terlalu besar atau terlalu kecil akan memberi kesan kurang seimbang pada bentuk wajah Anda.
  6. Gunakan aksesoris dasi dengan benar. Misalnya, untuk penggunaan penjepit dasi, sebaiknya Anda meletakkannya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Peletakan yang paling ideal adalah di antara kancing ketiga dan keempat kemeja. Jepit dasi dengan kemeja yang Anda kenakan, alih-alih hanya menjepit dasi dengan ekornya saja. Pilih juga ukuran penjepit dasi yang lebih kecil daripada lebar dasi, bukan yang lebih lebar dari dasinya.
  7. Pilih corak dasi yang sesuai selera Anda, namun tetap padankan dengan kemeja. Pada umumnya, dasi untuk pernikahan adalah yang ebrwarna hitam polos, namun, bukan berarti Anda dilarang memilih warna lain. Dasi bercorak lain boleh saja dikenakan, termasuk untuk pernikahan, namun tetap ikuti panduan memilih dasi pernikahan yang telah dibahas sebelumnya.
  8. Anda bisa memilih dasi yang senada dengan gaun yang dipakai oleh pengantin wanita. Hal ini akan tetap memberi kesan serasi, meski warna jas dan celana yang Anda gunakan berwarna standar, misalnya hitam.
  9. Dasi dengan corak garis akan memberi kesan dinamis dan fashionable pada Anda, maka akan bisa menjadi alternative pilihan corak dasi untuk pernikahan Anda.
  10. Anda bisa menambahkan vest atau rompi di atas kemeja Anda sebagai tambahan untuk membedakan Anda dengan para bestman. Anda bisa memilih vest yang sewarna dengan jas, atau memilih warna yang lebih mengkilap seperti silver atau emas untuk menambahkan suasa glamor pada pernikahan Anda.

Setelah Anda mengetahui info-info diatas, mengenai tips memilih dasi untuk pernikahan Anda, tentunya Anda tidak ragu lagi untuk mencari dan menemukan dasi apa yang pas untuk kepribadian Anda. Selamat mencoba!

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 24th, January 2017 / 13:53 Oleh :
Kategori : Panduan