Sponsors Link

6 Tips Tampil Modis dengan Dasi Kupu-Kupu

Sponsors Link

Sejarah Dasi Kupu-Kupu

ads

Dasi kupu-kupu, atau juga dikenal sebagai bow tie, memiliki sejarah panjang. Diawali dari kebiasaan para pedagang Kroasia mengikatkan scarf di leher untuk bisa menahan kerah baju di abad ketujuh belas, dasi kupu-kupu masih menjadi tren pakaian pria hingga zaman sekarang. Pada awalnya, dasi kupu-kupu disebut dengan nama cravat yang merupakan istilah dari negara asalnya, Kroasia. Dahulu, dasi kupu-kupu dikenakan untuk melambangkan status sosial. Tidak hanya itu, dasi kupu-kupu biasanya digunakan juga oleh orang-orang dengan profesi tertentu.

Profesi yang biasa menggunakan dasi kupu-kupu di zaman dahulu adalah arsitek, pengacara, professor universitas, guru, hingga para politisi. Namun, lama kelamaan para pelayan pun sering mengenakan dasi kupu-kupu untuk menunjang penampilan mereka di pesta-pesta formal. Hal ini dikarenakan pesta-pesta semacam itu sering menjadikan pakaian black tie sebagai dress code, yang membuat para pelayannya pun wajib mengenakan setelan tuxedo.

Di zaman sekarang, dasi kupu-kupu tidak lagi menjadi tanda untuk profesi tertentu. Alih-alih mengandung makna status sosial, dasi kupu-kupu kini menjadi alternatif aksesoris bagi para pria yang ingin tampil beda. Bahkan, saat ini dasi kupu-kupu tidak hanya memiliki warna polos, apalagi hanya hitam. Kini, dasi kupu-kupu tersedia dalam berbagai warna, motif, bahan hingga jenis yang variatif. Mulai dari dasi kupu-kupu berwarna cerah, bermotif polkadot, berbahan rajut, dan lain sebagainya.

Mengapa dasi kupu-kupu masih menjadi tren hingga sekarang? Hal ini dikarenakan dasi kupu-kupu masih menjadi lambang kelas sosial tinggi. Bagaimanapun kebudayaan saat ini yang sudah tidak terbagi menjadi kelas-kelas sosial tertentu, bergaya dengan dasi kupu-kupu akan tetap memberi kesan unik dan mewah bagi para pria.

Kemeja yang Cocok dengan Dasi Kupu-Kupu

Biasanya, dasi kupu-kupu dikenakan pada saat pria menghadiri acara formal. Misalnya, pesta-pesta atau acara pertemuan di malam hari dengan tuxedo sebagai pasangannya. Lalu, apakah dasi kupu-kupu bisa dipasangkan dengan sembarang kemeja? Tentu saja tidak. Perlu pemilihan kemeja, jas, hingga aksesoris lain yang cocok untuk menunjang dasi kupu-kupu yang dipakai agar tampil maksimal.

Sebaiknya, dasi kupu-kupu dipasangkan dengan kemeja berwarna putih yang berkualitas, jas hitam, ikat pinggang dengan warna senada dengan pakaian hingga celana yang pas dengan bentuk badan. Pemilihan pakaian yang cocok dengan dasi kupu-kupu dapat membuat penampilan pria menjadi semakin gagah dan terlihat berwibawa.

Pada umumnya dasi kupu-kupu terbuat dari bahan sutra atau polyester yang tekturnya mengkilap dengan pita yang melingkari leher. Warna hitam pun sering menjadi pilihan untuk menambah kesan elegan pada pemakainya. Namun, seiring semakin berkembangnya tren fashion, saat ini semakin banyak pula pria yang mulai berani menggunakan warna lain yang lebih mencolok untuk dasi kupu-kupunya, seperti warna merah dan putih. Tentu, memilih warna yang lebih berani akan semakin menjadikan dasi kupu-kupu itu sebagai highlight penampilan Anda.

Wing Collar shirtSementara itu, model kemeja yang sebaiknya dipilih untuk menjadi pasangan si dasi kupu-kupu adalah kemeja dengan wing collar. Kemeja ini memiliki model yang paling formal di antara jenis kemeja lainnya. Untuk itu, jangan pernah mengenakan kemeja jenis ini untuk acara non formal, karena akan membuat Anda justru terlihat salah kostum. Kemeja wing collar inilah yang menjadi pasangan serasi untuk dasi kupu-kupu dan tuxedo.

Maka, tidak heran bahwa gabungan dari kemeja putih wing collar, dasi kupu-kupu dan tuxedo merupakan salah satu fashion rules yang dipegang selama ini. Jika Anda ingin tampil aman dengan dasi kupu-kupu, warna hitam tentu menjadi pilihan utama Anda. Tidak hanya itu, dasi kupu-kupu berwarna merah wine dan ungu tua pun merupakan pilihan baik untuk Anda. Untuk pasangannya, Anda bisa mengenakan kemeja yang berwarna hijau botol, untuk membuat dasi kupu-kupu yang Anda gunakan terlihat mencolok.

Tapi, mengingat perkembangan fashion saat ini yang mengutamakan kenyamanan dan berani mengekspresikan diri, pemilihan pasangan standar seperti itu sudah tidak lagi berlaku. Semakin banyak orang yang bisa memasangkan dasi kupu-kupu dengan kemeja bermotif, kotak-kotak misalnya, tanpa tuxedo yang melengkapi.

Kini Anda bisa mengenakan dasi kupu-kupu untuk acara santai, seperti reuni, acara ulang tahun kawan, dan lain-lain. Kombinasi dasi kupu-kupu dengan kemeja santai yang Anda gunakan bisa menjadikan penampilan Anda berbeda dan tidak membosankan. Tidak hanya itu, gaya penampilan ini akan menjadikan Anda sebagai pusat perhatian dengan cara yang mudah dan tidak berlebihan.

Aturan mengenakannya pun sama dengan saat Anda memilih dasi yang lain. Namun, dikarenakan bentuk dasi kupu-kupu sendiri yang telah mencolok, sebaiknya Anda berhati-hati memilih motif dan warna. Anda bisa meminta pendapat kekasih Anda ataupun teman untuk memastikan pilihan Anda sudah oke. Just keep confident!

Tips Memakai Dasi Kupu-Kupu

Tidak semua orang ternyata pasti cocok mengenakan dasi kupu-kupu. Memang, dasi kupu-kupu bisa membantu Anda terlihat lebih muda. Bahkan, dasi kupu-kupu bisa menjadikan penampilan semakin mencolok dan keren. Namun, Anda harus mengikuti beberapa peraturan atau tips memakai dasi kupu-kupu.

  1. ads
    Sesuaikan dengan acara

Tentu jangan pernah melewatkan poin penting ini. Sama halnya dengan memilih pakaian, memilih model dasi pun harus disesuaikan dengan acara yang akan Anda hadiri. Jika Anda hanya akan mengantar anak Anda menghadiri acara ulang tahun temannya, tentu memilih dasi ini akan kurang tepat. Alih-alih Anda sebagai pendamping anak Anda, bisa-bisa Anda dikira sebagai orang tua anak yang berulang tahun.

Ada baiknya Anda mengenakan dasi kupu-kupu di saat menghadiri acara formal saja atau acara lain yang memang menjadikan dasi kupu-kupu sebagai dresscode. Dasi kupu-kupu yang memiliki sifat mencolok tentu akan lebih cocok untuk dipakai ke acara yang memang sangat istimewa.

  1. Sesuaikan dengan karakter Anda

Penampilan merupakan cermin dari karakter Anda. Maka, pastikan saat Anda memilih dasi kupu-kupu sebagai pelengkap penampilan Anda, dasi tersebut memang cocok dengan karakter diri Anda. Hal ini sangat diperlukan untuk memastikan Anda memang percaya diri mengenakan dasi tersebut. Bukankah kepercayaan diri merupakan modal utama Anda?

  1. Jika leher Anda pendek, hindari dasi kupu-kupu

Dasi kupu-kupu akan memberi ilusi leher yang lebih pendek dengan menegaskan bagian pangkal leher. Oleh karena itu, dasi kupu-kupu akan lebih cocok dikenakan oleh mereka yang memiliki leher jenjang. Jika leher Anda pendek dan memaksakan untuk tetap mengenakan dasi kupu-kupu, maka Anda akan lebih terlihat tidak memiliki leher karena tertutup oleh dasi itu sendiri.

  1. Perhatikan ukuran tubuh Anda

Tidak hanya itu, bentuk tubuh pun akan berpengaruh terhadap cocok atau tidaknya Anda memakai dasi kupu-kupu. Dasi kupu-kupu akan cocok dikenakan oleh seseorang yang bertubuh sedang, tidak terlalu kurus maupun terlalu gemuk. Boleh saja jika seseorang yang bertubuh kurus atau gemuk memakai dasi kupu-kupu, namun pastikan ukuran dasi kupu-kupu yang dikenakan supaya pas dengan ukuran leher maupun dagu. Jika Anda salah memilih ukuran dasi, bukan tidak mungkin Anda akan semakin terlihat kurus atau gemuk.

  1. Seseorang yang pendek sebaiknya tidak memilih dasi kupu-kupu

Seseorang yang bertubuh pendek juga akan kurang cocok mengenakan dasi kupu-kupu. Dasi kupu-kupu, jika dikenakan oleh orang bertubuh pendek, akan semakin menegaskan ukuran tubuhnya yang kecil. Alih-alih mengenakan dasi kupu-kupu, sebaiknya seseorang yang bertubuh pendek mengenakan dasi segitiga yang panjangnya tepat di sabuk atau pinggang. (Baca juga:  cara memakai dasi segitiga)

  1. Cocokkan dengan bentuk wajah

Begitu pula bagi Anda yang memiliki bentuk wajah kecil. Sebaiknya, jika wajah Anda kecil, Anda memilih dasi kupu-kupu yang memiliki ukuran sayap kecil. Sebaliknya, jika wajah Anda cukup lebar, pilihlah dasi kupu-kupu dengan saya yang lebar. Hal ini untuk membuat tampilan wajah Anda tetap seimbang.

Waktu yang Cocok Memakai Dasi Kupu-Kupu

Jika dulu dasi kupu-kupu merupakan simbol kelas sosial atau jenis pekerjaan seseorang, saat ini dasi kupu-kupu membawa pesan elegansi atau classy bagi pria. Maka, dasi kupu-kupu boleh menjadi pilihan bagi Anda yang akan menghadiri sebuah acara formal dengan dresscode back suits dengan tuxedo. Dasi kupu-kupu juga akan membuat Anda tampak memiliki selera berpakaian yang keren dan modern.

Saat ini sudah banyak sekali orang yang mengadakan acara bertema khusus yang menjadikan dasi kupu-kupu sebagai item pokoknya. Misalnya, sebagai dress code saat menjadi bestman  teman dekat yang akan menikah. Dasi kupu-kupu memang akan sangat cocok dikenakan untuk acara seperti ini. Perpaduannya pun kini tidak hanya dengan tuxedo atau jas hitam. Dasi kupu-kupu dipadukan dengan suspender dan celana chino juga akan tampak sangat keren.

Namun, ternyata di benua Eropa dasi kupu-kupu juga sering digunakan sebagai pelengkap seragam sekolah. Bahkan, di negara Amerika dasi kupu-kupu sering menjadi lambang perubahan seorang anak laki-laki menuju kedewasaan. Maka, tidak heran biasanya anak laki-laki akan memakai tuxedo dengan dasi kupu-kupu saat menghadiri acara prom atau akhir tahun sekolah menengah, sementara pasa anak wanita akan mengenakan gaun cantik dengan korsase.

Cara Memakai Dasi Kupu-Kupu

Dasi kupu-kupu akan tampak maksimal jika diikat secara manual dengan tangan Anda sendiri. namun, saat ini sudah banyak dasi kupu-kupu instan yang tersedia di pasaran. Dasi kupu-kupu instan memiliki pengait dan Anda hanya tinggal mengaitkannya di bagian belakang leher Anda. Tapi, bukankah akan lebih puas jika Anda bisa membuat dasi kupu-kupu sendiri? Yuk, simak beberapa cara memakai dasi kupu-kupu berikut ini:

  • Menggunakan Dasi Segitiga

Anda tidak harus memiliki dasi kupu-kupu untuk bisa membuat dasi kupu-kupu. Ternyata, Anda bisa membuat dasi kupu-kupu menggunakan dasi segitiga yang telah Anda miliki. Tidak perlu juga peralatan lain untuk bisa membuatnya, cukup permukaan yang cukup luas untuk membuat Anda leluasa membentuk dasi kupu-kupu.

  1. Step 1-3Bentangkan dasi segitiga di tempat yang datar dan luas, misalnya meja. Fokuskan perhatian Anda pada bagian kepala atau bagian bawah dari dasi (bagian yang lebar pada dasi segitiga).
  2. Lipat bagian ujung kepala dasi ke bagian belakang sampai ke lubang tempat menyelipkan ekor dari dasitersebut. Penentuan lebarnya tergantung pada selera Anda. Nantinya, lebar yang Anda ambil ini akan menentukan lebar dasi kupu-kupu yang akan Anda buat.
  3. Lipat lagi bagian dasi dari sisi satunya dengan lebar yang sedikit lebih kecil daripada lebar lipatan sebelumnya. Lakukan langkah ini sekali lagi.
  4. 4-7Lipat lagi dasi, namun kali ini cukup sampai tepat di tengah dasi. Lalu, arahkan ekor dasi agar mengarah tegak lurus.
  5. Tarik ekor dasi agar melingkari lipatan-lipatan yang dibuat sebelumnya, lalu selipkan melalui celah kecil yang terbentuk untuk membuat simpul. Pastikan Anda menariknya dengan perlahan agar hasil akhirnya terlihat rapi.
  6. Tarik lagi ekor dasi agar mengikat kuat lipatan dan membuat bagian tengah tersebut menjadi ramping.
  7. Lingkarkan ke leher kerah baju untuk siap memakai dasi kupu-kupu tersebut.

Sebenarnya membuat dasi kupu-kupu menggunakan dasi segitiga cukup mudah dan hasilnya pun bagus. Namun, dasi kupu-kupu akan terlihat sedikit gemuk karena terdiri dari banyak lipatan.

  • Menggunakan Dasi Kupu-Kupu

Untuk bisa membuat dasi kupu-kupu yang lebih ramping dan sempurna, tentu Anda disarankan untuk menggunakan dasi kupu-kupu. Bentuk helaian dasi kupu-kupu berbeda dengan dasi segitiga biasa. Dasi kupu-kupu memiliki panjang yang lebih pendek daripada dasi segitiga biasa. Ikuti langkah berikut ini:

  1. Cara Memakai Dasi Kupu-Kupu IlustrasiKalungkan dasi ke leher Anda dengan salah satu ujung lebih panjang daripada yang lain. Nantinya, ujung yang lebih banyak digerakkan adalah ujung yang lebih pendek.
  2. Silangkan ujung dasi yang lebih panjang di atas dasi yang lebih pendek. Pastikan Anda menyilangkannya mendekati leher Anda untuk menjaga agar dasi tiidak terlalu kendur, tapi juga tidak terlalu sempit.
  3. Buatlah simpul pertama dengan memasukkan ujung yang lebih panjang melalui bawah persilangan yang Anda buat. Kencangkan simpul agar tidak terlalu kendur. Jangan sampai dasi kupu-kupu menggantung di dada.
  4. Kembalikan ujung yang lebih panjang ke sisi asalnya. Kini, bagian ini tidak akan kita butuhkan di langkah selanjutnya.
  5. Bawa ujung yang pendek ke depan jakun dan arahkan agar menjadi horizontal. Nantinya, di bagian belakangnya akan terbentuk lipatan, sementara bagian depannya akan membentuk pita yang akan menyerupai dasi kupu-kupu.
  6. Bawa kembali ujung dasi yang lebih panjang ke bagian depan pita pertama tepat di tengahnya.
  7. Tangkupkan pita pertama agar ujung dasi yang lebih panjang akan terlilit di tengahnya. Pada titik ini akan terdapat celah di belakang pita pertama.
  8. Bawa ujung yang panjang ke belakang dan masukkan ke dalam celah tersebut. Jaga agar ujung yang panjang ini terlipat dan membentuk seperti pita di depannya.
  9. Buka tangkupan pita pertama, dan berhati-hatilah saat menariknya agar tidak terlepas. Tarik secara lembut untuk merapikan dasi di leher Anda tersebut.
  10. Kini dasi kupu-kupu Anda telah selesai dan Anda bisa menurunkan kerah baju.

Cara membuat dasi kupu-kupu ini sebenarnya tidak serumit kelihatannya. Namun, jika Anda menginginkan cara yang lebih praktis, Anda bisa memilih dasi kupu-kupu instan yang banyak tersedia di pasaran. Anda tinggal mengalungkannya ke leher dan, voila, Anda siap tampil dengan dasi kupu-kupu.

Sponsors Link

Variasi Menggunakan Dasi Kupu-Kupu

Seperti sudah dibahas sebelumnya, dasi kupu-kupu saat ini tersedia dalam berbagai pilihan. Dari pilihan motif yang beragam, hingga bahannya pun juga beraneka macam. Tentu pemilihan bahan dan motif yang berbeda akan memberi kesan penampilan yang berbeda pula pada Anda. Pemilihan perpaduan dasi kupu-kupu dengan fashion item lainnya pun akan memberi efek yang segar pada penampilan Anda. Berikut ini beberapa variasi menggunakan dasi kupu-kupu untuk membuat penampilan Anda semakin modis:

  • Pemilihan Bahan Dasi

Seperti halnya dasi segitiga, pemilihan bahan dasi akan memberi kesan berbeda pada penampilan Anda. Memilih dasi kupu-kupu berbahan sutera pasti akan tampak beda dengan memilih dasi kupu-kupu berbahan rajut. Tampil modis dengan dasi kupu-kupu bisa Anda lakukan dengan menentukan terlebih dahulu tema apa yang ingin Anda bawakan dengan pakaian Anda. Misalnya, Anda memilih dasi kupu-kupu berbahan tweed yang akan memberi kesan hangat dan oldies pada penampilan Anda.

  • Pemaduan dengan Pakaian

Pilihan pakaian yang Anda kenakan bersama dasi kupu-kupu juga akan memberi fashion statement yang berbeda untuk penampilan Anda secara keseluruhan. Misalnya, Anda memasangkan dasi kupu-kupu dengan suspender dan celana chinos yang memberi kesan formal namun cukup playful. Tidak hanya itu, Anda juga bisa memadukan dasi kupu-kupu dengan jaket kulit untuk bisa memberi kesan klasik sekaligus mengekspresikan kebebasan diri Anda. Unik, bukan? (Baca juga: cara memilih dasi agar serasi dengan kemeja)

  • Paduan Hitam dan Putih

Pilihan ini mungkin perpaduan paling standar untuk penggunaan dasi kupu-kupu. Biasanya, setelan ini akan cocok digunakan untuk acara formal. Untuk kesan yang berbeda, Anda bisa memilih dasi kupu-kupu berwarna putih, alih-alih warna hitam. Jas hitam pun bisa Anda kenakan sebagai padanan. Pilihan lainnya, Anda bisa memilih dasi kupu-kupu hitam dengan jas putih sebagai pasangannya. Namun, jangan sampai salah pilih perpaduan warna dasi dengan warna jas. Alih-alih tampil keren dan sophisticated, Anda bisa disangka sebagai pelayan restoran!

Memakai dasi kupu-kupu, baik waktu maupun cara memandupadankannya sebenarnya tergantung dengan kepribadian masing-masing. Namun alangkah baiknya jika mengetahui info-info menarik tentang tips tampil modis dengan dasi kupu kupu, tentunya akan menambah rasa percaya diri Anda. Selamat mencoba.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Saturday 21st, January 2017 / 04:32 Oleh :
Kategori : Tutorial