Sponsors Link

4 Ukuran Dasi yang Ideal dan Cara Memilihnya

Sponsors Link

Bagi para pria, dasi merupakan salah satu aksesoris pakaian yang tidak boleh ketinggalan. Hal ini berlaku terutama buat kamu yang sehari-hari bekerja dengan pakaian kemeja formal. Pemakaian dasi pada pakaian formal kamu, akan menambah kesan rapi dan resmi pada penampilanmu. Tentu saja kesan ini akan terlihat sangat baik untukmu di kantor.

ads

Tidak hanya pakaian formal untuk ke kantor, penggunaan dasi juga sering ditambahkan pada pakaian pesta atau resmi para pria, seperti saat mengenakan jas atau tuksedo. Hal ini tidak jauh berbeda dengan para wanita yang pakaian pestanya tidak akan lengkap tanpa perhiasan, pakaian pesta para pria tidak akan lengkap tanpa dasi. Dasi yang digunakan bersama jas atau tuksedo tentu akan menambah kesan profesional dan classy pada para pria. Dengan menggunakan dasi, seorang pria juga bisa tampil semakin modis dan kece.

Saat akan memakai dasi, pertama-tama kamu tentu harus memilih terlebih dahulu dasi seperti apa yang akan kamu gunakan. Ada banyak sekali model, jenis, bahan, hingga motif dan warna dasi yang tersedia di pasaran. Ada dasi segitiga, dasi kupu-kupu, dasi polos, dasi bermotif dan lain sebagainya.

Namun, tahukah kamu bahwa menggunakan dasi memiliki beberapa aturan-aturan khusus? Jika kamu asal saja mengenakan dasi tanpa mengikuti aturan-aturan yang ada, bukan tidak mungkin pengampilanmu justru terlihat aneh. Bukannya kamu akan tampak profesional, menggunakan dasi yang salah bisa menjadikanmu tampak konyol. Maka, jika kamu ingin tampil keren dengan dasi, kamu perlu mengetahui dan mengikuti beberapa aturan berikut:

  • Bahan dasi – Pastikan kamu memakai dasi yang berbahan sesuai dengan kemeja serta acara yang kamu hadiri. Pasangkan dasi berbahan ringan dengan kemeja katun dan pasangkan dasi yang berbahan tebal dengan pakaianmu yang berbahan tebal juga. Sebagai contoh, gunakan dasi berbahan rajut dengan kemeja bersama sweater yang kamu kenakan, alih-alih dasi berbahan sutera. Dengan memilih bahan dasi yang sesuai, dasi tersebut akan tampak menonjol dan serasi dengan penampilanmu. Dengan begitu, penggunaan dasi tersebut pun akan menjalankan fungsinya sebagai pelengkap gaya fashion-mu.
  • Motif dasi – Selanjutnya, kamu juga harus memperhatikan motif dasi yang kamu gunakan. Sebisa mungkin sesuaikan motif dasi dengan motif kemeja serta jas yang kamu pakai. Jangan sampai motif dasi yang kamu gunakan tidak cocok dengan kemeja, seperti terlalu mencolok atau bahkan tidak mencolok sama sekali. Pastikan dasi yang kamu pakai menjalankan fungsinya sebagai center dari penampilan Anda. Sebagai contoh, jika kamu menggunakan setelah yang berbahan tebal, pilihlah dasi wool yang juga tebal. Jika di kesempatan lain kamu merasa tidak yakin dengan dasi seperti apa yang harus dikenakan, pilihlah dasi hitam polos sebagai alternatif. It will never go wrong! Lain halnya jika kamu mengenakan kemeja yang bermotif ramai. Jangan padukan kemeja bermotif penuh yang kamu miliki dengan dasi bermotif atau berpola ramai juga. Paduan tersebut hanya akan membuat penampilanmu tampak terlalu penuh dan mencolok.
  • Jenis dasi – Berikutnya adalah menentukan jenis dasi yang digunakan. Ada dua jenis dasi yang paaling umum dikenakan oleh kaum pria, yaitu dasi segitiga dan dasi kupu-kupu. Tentu kamu harus menyesuaikan jenis dasi yang akan kamu pakai dengan pakaian serta acara yang kamu hadiri. Misalnya, dasi kupu-kupu akan sangat cocok untuk dikenakan pada acara bertema tertentu, bersama tuksedo atau suspender. Walaupun dasi kupu-kupu juga bisa dikenakan di acara sehari-hari, kamu perlu kepercayaan diri ekstra dan kreativitas memadu-padankannya supaya tidak tampak aneh.
  • Ukuran dasi – Hal yang tidak boleh kamu lupakan juga adalah menyesuaikan ukuran dasi yang kamu pakai. Lebar dasi yang kamu gunakan haruslah seimbang dengan kerah kemeja yang kamu pakai. Jika kamu memakai jas, sesuaikan juga ukuran lebar dasi dengan lebar kerah jas. Seimbang yang dimaksud bukan berarti lebarnya harus sama persis. Namun, sebaiknya ukuran kerah kemeja, lebar dasi, dan kerah jas tidak jauh berbeda. Sementara itu, panjang dasi yang kamu pakai juga harus disesuaikan dengan tubuhmu. Dasi yang ideal, memiliki panjang ujung jatuh tepay di kepala ikat pinggang kamu atau bagian pinggang celanamu. Jangan sampai dasi jatuh jauh di atas pinggangmu atau malah jauh melebihi batas pinggang. Panjang dasi yang tidak sesuai akan membuat penampilanmu justru tampak kurang sempurna.

Memilih Ukuran Dasi yang Ideal

Jika kamu mengunjungi toko untuk membeli dasi, kamu mungkin akan bingung ketika dihadapkan dengan aneka pilihan ukuran dan model dasi yang tersedia. Jika demikian, kamu akan perlu untuk mencoba dan membayangkan penampilan seperti apa yang kamu inginkan saat mengenakan dasi tersebut. Hal ini karena seperti yang telah dibahas sebelumnya, ukuran dasi yang kamu pilih harus diperhatikan untuk memastikan penampilan berdasimu tampak sempurna. Ukuran dasi yang tepat bisa membantu menunjang penampilanmu dengan mengoreksi bentuk tubuhmu yang mungkin kurang ideal. Untuk memilih ukuran dasi yang ideal, kamu bisa mengikuti aturan dasar berikut ini:

  1. Lebar Dasi

Lebar dasi yang proporsional yaitu yang berkisar antara 2 hingga 2,6 inch. Kamu sebaiknya memilih dasi yang memiliki lebar ideal seperti ini karena lebar dasi yang kamu gunakan akan bisa mempengaruhi karakter kamu di mata orang lain. Jika kamu ingin tampil lebih fresh dan memberi kesan lebih ramping pada tubuhmu, pilihlah dasi yang tidak terlalu lebar tapi juga tidak terlalu sempit. Dasi yang memiliki ukuran lebar terlalu besar bisa memberi kesan sangat serius dan kamu. Kamu bisa dikira politikus atau pejabat pemerintahan jika mengenakan dasi yang terlalu lebar. Bahkan, kamu bisa terlihat lebih tua dari usiamu sebenarnya.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu memilih dasi yang sedikit ramping sebagai pasangan kemeja ataupun jasmu. Semakin ramping lebar dasi yang kamu gunakan akan memberi kesan penampilan yang semakin kasual sehingga akan cocok untukmu yang berjiwa muda.  Dasi yang ramping juga akan sangat cocok dengan semua model jas, baik untuk acara formal maupun semiformal.

Maka tidak heran jika dasi model ramping akan mudah untuk dipadupadankan dengan segala setelan dan segala acara. Namun, jika kamu masih bingung memasangkan dasi dengan jas, kunci yang paling utama adalah menyesuaikan lebar dasi dengan lipit atau kelepai jas. Jika lipit atau kelepai jas yang kamu kenakan lebar, maka kamu bisa memilih dasi yang juga lebar.

  1. Panjang Dasi

Panjang dasi pada umumnya adalah sekitar 57 hingga 62 inch atau setara dengan 144 sampai 157 cm. Sama dengan lebar dasi, panjang dasi juga akan mempengaruhi penampilan kamu secara keseluruhan sehingga kamu harus bisa memilih panjang dasi yang proporsional dengan tubuhmu. Namun, ada aturan dasar dalam memilih panjang dasi, yaitu dasi tersebut harus jatuh tepat di depan ikat pinggang yang kamu pakai, tidak peduli apakah kamu memiliki postur tubuh yang tinggi maupun pendek.

Mungkin ada pengecualian untuk aturan di atas, yaitu jika kamu mengenakan pakaian short suit, yang mungkin sangat jarang kamu gunakan. Jika kamu memakai pakaian short suit seperti itu, kamu bisa memilih dasi yang lebih pendek dan ujungnya jatuh di depan pusar. Namun, jika kamu memiliki postur tubuh yang sangat tinggi, sebaiknya hindari gaya ini. Kamu justru harus memilih dasi yang memiliki panjang ekstra agar penampilanmu tampak lebih proporsional.

Sponsors Link

Setelah membaca uraian ukuran dasi di atas, apakah kamu masih bingung memilih dasi yang tepat? Apakah sebaiknya kamu memakai dasi yang lebar dan panjang? Ataukah dasi slim dan pendek yang akan cocok? Kebingungan yang kamu rasakan tersebut wajar terjadi karena memang ada banyak sekali ukuran dan jenis dasi yang dijual di pasaran.  Agar kamu bisa memilih dasi yang tepat, kamu mungkin perlu mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

  • Faktor Usia – Hal yang pertama harus diperhatikan saat kamu akan memilih dasi yang tepat adalah faktor usia. Model, bahan serta jenis dasi yang kamu pakai bisa mencerminkan usia kamu saat itu. Misalnya, jika kamu ingin tampak lebih muda dan tampil modern, kamu bisa memilih dasi yang berukuran kecil dan slim. Bahkan kamu mungkin bisa mencoba dasi kupu-kupu untuk tampil beda dan stylish. Tentu saja hal ini akan kurang cocok dilakukan jika kamu telah berusia matang dan dewasa. Dasi berukuran sedikit lebar akan lebih cocok jika kamu merupakan seseorang yang dewasa dan matang karena akan memberi kesan serius dan profesional.
  • Pekerjaan – Selanjutnya adalah faktor pekerjaan. Sesuaikan ukuran dan jenis dasi dengan pekerjaan kamu. Jika kamu bekerja kantoran yang menggunakan kode busana ‘bisnis’, dasi segitiga berukuran sedang mungkin merupakan pilihan paling aman. Namun, kalau kamu bekerja di dunia kreatif atau hiburan, dasi bermodel unik bisa jadi pilihan. Akan sedikit aneh, bukan, jika kamu mengenakan dasi kupu-kupu jika kamu bekerja di bank?
  • Karakter – Fungsi dasi, selain sebagai item pelengkap dalam berpakaian, juga bisa berfungsi untuk menonjolkan karakter atau kepribadian pemakainya. Oleh karena itu, hendaknya kamu memilih dasi yang sesuai dengan karakter dan kepribadian kamu. Pastikan kamu merasa percaya diri saat memakai dasi tersebut. Karena sekeren apapun dasi yang kamu pakai, jika kamu tidak merasa percaya diri saat memakainya, maka penampilanmu juga tidak akan oke.
  • Event/Acara – Kamu juga harus menyesuaikan dasi yang kamu pakai dengan acara yang akan kamu hadiri. Jangan sampai kamu memakai dasi yang tidak sesuai acara. Ketahui terlebih dahulu apa tema acara tersebut, apakah acara tersebut merupakan acara formal, semi formal, atau kasual. Perhatikan juga apakah acara yang akan kamu hadiri memiliki tema atau dress code tertentu. Tema acara tersebut bisa kamu jadikan dasar dalam memilih dasi yang mana yang paling cocok untuk kamu kenakan.

Aneka Ukuran Dasi dan Penggunaannya

Nah, setelah kamu mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa jadi bahan pertimbangan kamu dalam memilih dasi, berikut ini akan dibahas ukuran dasi yang paling umum ada di pasaran dan bagaimana cara kamu memilih dasi yang paling tepat untukmu.

ads
1. Dasi Ukuran Lebar

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, sebelum kamu membeli dasi, kamu harus menentukan terlebih dahulu karakter apa yang kamu inginkan dan untuk siapa dasi tersebut akan digunakan. Jika kamu sudah tergolong kalangan profesional, seperti CEO di perusahaan, tokoh politik atau mungkin telah berusia 40 tahun ke atas, dasi berukuran lebar mungkin akan cocok untukmu. Dasi yang memiliki ukuran sedikit lebar akan memberi kesan dewasa dan serius pada dirimu.

Dasi ukuran lebar ini akan kurang cocok dikenakan oleh para pria muda dan modern. Dasi ini akan memberi kesan tua dan kurang stylish pada kamu yang memperhatikan penampilan. Selain itu dasi berukuran lebar juga bisa menghilangkan kesan fleksibel dan santai sehingga akan kurang cocok untuk dikenakan oleh profesional muda, terutama yang bekerja di bidang entertainment.

Namun, selain mempertimbangkan karakter, pertimbangkan juga ukuran tubuhmu. Dasi lebar akan cocok dikenakan oleh pria yang bertubuh berisi atau agak gemuk. Lebar dasi akan sedikit menyamarkan dan memberi ilusi lebih langsing pada tubuhmu yang gemuk. Akan tetapi, jika kamu bertubuh kurus atau kecil, jangan paksakan untuk memakai dasi lebar. Tubuhmu akan semakin tenggelam tertutup lebar dasi tersebut. Tentu hal ini tidak akan tampak baik, bukan?

2. Dasi Ukuran Sedang

Selanjutnya, dasi yang paling sering ditemui di pasar adalah dasi ukuran sedang. Dasi berukuran sedang cenderung ‘tidak pernah salah’ dan akan cocok dikenakan oleh siapa saja. Jika kamu ingin mengenakan dasi ke kantor tanpa terlihat berlebihan dan jauh dasi kesan tua, dasi berukuran sedang inilah yang akan paling cocok untuk kamu.

Dasi berukuran sedang ini biasanya berukuran sekitar lebar 3 jari orang dewasa. Ukurannya yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil akan bisa tetap cocok untuk digunakan oleh kamu yang bertubuh kecil maupun besar. Oleh karena itu, dasi berukuran sedang ini merupakan ukuran yang paling populer untuk dikenakan oleh para pria.

Jika kamu memilih dasi berwarna sedang, kamu akan aman dalam mengenakannya bersama outfit apapun. Kamu hanya tinggal bermain dengan motif dan warna dasi yang kamu pilih, agar tetap tampak keren dan fashionable dengan dasi tersebut.

3. Dasi Slim atau Skinny Tie

Jika kamu telah familiar dengan skinny jeans, dasi pun juga ada yang berukuran skinny. Dasi yang satu ini mungkin dasi yang paling modern dan muda banget. Ukurannya kecil, hanya selebar 2 jari orang dewasa. Ukurannya yang kecil ini akan memberi kesan segar, kasual dan muda pada penampilanmu. Oleh karena itu, sangat wajar jika dasi ini lebih sering dikenakan oleh para eksekutif muda yang peduli penampilan.

Dasi slim atau skinny akan memberi kesan fleksibel dan dinamis pada pemakainya. Dasi ini cukup santai, maka kamu bisa mengenakannya untuk ke kantor setiap harinya. Pastikan kamu memiliki beberapa warna dan motif dasi slim ini agar bisa berganti-ganti dan tidak memakai dasi itu-itu saja.

Dasi berukuran skinny ini juga akan cukup cocok untuk dikenakan oleh kamu yang memiliki tubuh kurus. Akan tetapi, jika kamu memiliki tubuh besar atau bahkan buncit, sebaiknya hindari dasi berukuran skinny. Dasi berukuran slim ini akan justru menegaskan ukuran perutmu yang buncit. Begitu pula jika kamu ingin menghadiri acara formal, dasi slim mungkin akan kurang cocok karena kesan kasual yang dibawanya.

4. Dasi Pendek

Dasi ini mungkin cukup jarang ditemui dan dipakai dalam acara sehari-hari. Bagi para pria, penggunaan dasi yang ideal adalah hingga pinggang atau tepat di depan ikat pinggang. Namun, dasi pendek cukup sering dipakai oleh para wanita yang ingin tampil berbeda dengan menggunakan dasi.

Berbeda dengan dasi biasa yang jatuh tepat di daerah pinggang, dasi pendek jatuh di depan dada wanita. Ukurannya yang mini akan memberi kesan imut dan feminin bagi wanita yang memakainya sehingga tidak perlu khawatir terlihat macho saat memakai dasi ini. Oleh karena itu, dasi berukuran pendek bisa mnejadi pilihan lain bagi wanita jika sudah bosan mengenakan dasi model kupu-kupu atau pita.

Meski dasi pendek ini akan terkesan imut jika dikenakan oleh wanita, tidak menutup kemungkinan ada juga pria yang mau mengenakan dasi pendek ini. Dasi pendek, jika dikenakan pria, tetap tidak akan menghilangkan kesan kerennya. Ukuran pendek pada dasi juga tidak akan tampak terlalu aneh, walaupun tetap bisa dibilang cukup nyentrik. Pasangkan dasi berukuran pendek ini dengan kemeja lengan pendek yang pas badan dan kamu juga bisa menambahkan suspender sebagai pelengkap. Maka, kesan yang dibawa oleh dasi pendek ini tidak akan jauh berbeda dengan dibandingkan penggunaan dasi kupu-kupu yang stylish.

Sekarang, kamu sudah mengetahui, kan, dasi seperti apa yang paling cocok untuk kamu pakai di segala kesempatan? Selamat tampil aksi dengan dasi, ya!

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Wednesday 05th, April 2017 / 15:31 Oleh :
Kategori : Panduan